Muthola'ah Kelas 5 KMI Beserta Terjemahannya #14: Setiap Kamu adalah Pemimpin (3)
Setiap kamu adalah pemimpin Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita…
![]() |
| Setiap kamu adalah pemimpin |
Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami sumber-sumber utama ajaran Islam seperti Al-Quran dan Hadits. Dengan mempelajari Mutholaah, kita bisa menggali makna yang lebih dalam dari ajaran agama. Hal ini membuat pemahaman kita tentang Islam menjadi lebih kuat dan menyeluruh.
Dan berikut ini adalah teks Muthola'ah Kelas 5 KMI yang berharakat lengkap beserta terjemahan bagian 14 yang berisi tentang setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.
كُلُّكُمْ رَاعٍ (٣)
وَانْظُرْ أَحْرَارًا لِأُنَاسٍ وَذَوِي الْفَضْلِ مِنْهُمْ مِمَّنْ بَلَوْتَ صَفَاءَ طَوِيَّتِهِمْ وَشَهِدَتْ مَوَدَّتُهُمْ لَكَ، وَمُظَاهَرَتَهُمْ بِالنُّصْحِ وَالْمُحَافَظَةِ عَلَى أَمْرِكَ، لِاسْتِخْلَاصِهِمْ وَأَحْسِنْ إِلَيْهِمْ، وَأَفْرِدْ نَفْسَكَ بِالنَّظَرِ فِي أُمُورِ الْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ، وَمَنْ لَا يَقْدِرُ عَلَى رَفْعِ مَظْلَمَتِهِ إِلَيْكَ، وَالْمُحْتَقَرِ الَّذِي لَا عِلْمَ لَهُ بِطَلَبِ حَقِّهِ. وَتَعَاهَدْ ذَوِي الْبَأْسَاءِ وَيَتَامَاهُمْ وَأَرَامِلَهُمْ، وَاجْعَلْ لَهُمْ أَرْزَاقًا مِنْ بَيْتِ الْمَالِ. وَانْصِبْ لِلْمَرْضَى دُورًا تُؤْوِيهِمْ، وَقِوَامًا يَرْفُقُونَ بِهِمْ. وَأَطِبَّاءَ يُعَالِجُونَ أَسْقَامَهُمْ، وَأَسْعِفْهُمْ بِشَهَوَاتِهِمْ، مَا لَمْ يُؤَدِّ ذَلِكَ إِلَى سَرَفٍ فِي بَيْتِ الْمَالِ
وَاعْرِفْ مَا يَجْمَعُ عُمَّالُكَ مِنَ الْأَمْوَالِ، وَمَا يُنْفِقُونَ مِنْهَا، وَلَا تَجْمَعْ حَرَامًا، وَلَا تُنْفِقْ إِسْرَافًا. وَلْيَكُنْ أَكْرَمُ دُخَلَائِكَ وَخَاصَّتِكَ عَلَيْكَ، مَنْ إِذَا رَأَى عَيْبًا لَمْ تَمْنَعْهُ هَيْبَتُكَ مِنْ إِنْهَاءِ ذَلِكَ إِلَيْكَ فِي سِتْرٍ، وَإِعْلَامِكَ بِمَا فِيهِ مِنَ النَّقْصِ، فَإِنَّ أُولَئِكَ أَنْصَحُ أَوْلِيَائِكَ وَمُظَاهِرِيكَ لَكَ
وَانْظُرْ عُمَّالَكَ الَّذِينَ بِحَضْرَتِكَ وَكُتَّابَكَ، فَوَقِّتْ لِكُلِّ رَجُلٍ مِنْهُمْ فِي كُلِّ يَوْمٍ، وَقْتًا يَدْخُلُ فِيهِ بِكُتُبِهِ وَمُؤَامَرَاتِهِ، وَمَا عِنْدَهُ مِنْ حَوَائِجِ عُمَّالِكَ، وَأُمُورِ الدَّوْلَةِ وَرَعِيَّتِكَ، ثُمَّ فْرُغْ لِمَا يُورَدُ عَلَيْكَ، مِنْ ذَلِكَ سَمْعُكَ وَبَصَرُكَ وَفَهْمُكَ وَعَقْلُكَ، وَكَرِّرِ النَّظَرَ فِيهِ وَالتَّدَبُّرَ لَهُ، فَمَا كَانَ وَمَافِقًا لِلْحَقِّ وَالْحُكْمِ فَأَمْضِهِ، وَاسْتَخِرِ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهِ، وَمَا كَانَ مُخَالِفًا لِذَلِكَ فَاصْرِفْهُ إِلَى الْمَسْأَلَةِ التَّثَبُّتِ. وَلَا تَمْنُنْ عَلَى رَعِيَّتِكَ وَلَا غَيْرِهِمْ بِمَعْرُوفٍ تُؤْتِيهِ إِلَيْهِمْ. وَلَا تَقْبَلْ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا الْوَفَاءَ وَالْاِسْتِقَامَةَ فِي أُمُورِ الْمُسْلِمِينَ، وَلَا تَصْنَعَنَّ الْمَعْرُوفَ إِلَّا عَلَى ذَلِكَ
المُفْرَدَاتُ
أَحْرَار : Orang-orang merdekaصَفَاء : Kesucian / Kejernihan
مَوَدَّة : Kasih sayang / Cinta
النُّصْح : Nasihat / Ketulusan
الْفُقَرَاء : Orang-orang fakir
الْمَسَاكِين : Orang-orang miskin
مَظْلَمَة : Kezaliman / Penganiayaan
الْأَيْتَام : Anak-anak yatim
الْأَرَامِل : Janda-janda
بَيْت الْمَال : Kas negara / Rumah harta
الْمَرْضَى : Orang-orang sakit
أَطِبَّاء : Dokter-dokter
سَرَف : Berlebihan / Pemborosan
الْأَمْوَال : Harta / Uang
عَيْب : Cacat / Kekurangan
الرَّعِيَّة : Rakyat / Warga
الْحَقّ : Kebenaran
الْوَفَاء : Kesetiaan / Menepati janji
Kalian Semua adalah Pemimpin (3)
Pilihlah orang-orang merdeka dan orang-orang yang memiliki keutamaan di antara mereka, yaitu orang-orang yang telah engkau uji ketulusan hatinya serta telah terbukti kasih sayang dan dukungannya kepadamu dalam memberikan nasihat dan menjaga urusanmu, untuk engkau jadikan orang kepercayaanmu. Berbuat baiklah kepada mereka. Khususkanlah dirimu untuk memperhatikan urusan orang-orang fakir dan miskin, serta orang-orang yang tidak mampu mengadukan kezaliman yang dialaminya kepadamu, juga orang-orang kecil yang tidak tahu cara menuntut haknya. Santunilah orang-orang yang berada dalam kesulitan, anak-anak yatim, dan janda-janda mereka, serta berikanlah mereka tunjangan dari baitulmal (kas negara). Bangunlah rumah sakit (fasilitas) untuk merawat orang-orang yang sakit, sediakan pengurus yang memperlakukan mereka dengan lembut, serta dokter-dokter yang mengobati penyakit mereka. Penuhilah kebutuhan (keinginan) mereka selama hal itu tidak menimbulkan pemborosan pada baitulmal.Ketahuilah apa yang dikumpulkan oleh para pegawaimu dari harta kekayaan dan apa yang mereka infakkan dari harta tersebut. Jangan mengumpulkan harta yang haram dan jangan menginfakkannya secara berlebihan. Hendaknya orang yang paling engkau hormati di antara orang-orang dekat dan lingkaran dalammu adalah orang yang jika melihat suatu kekurangan, kewibawaanmu tidak menghalanginya untuk melaporkan hal itu kepadamu secara rahasia (tertutup) dan memberitahumu tentang kekurangan tersebut. Sesungguhnya mereka adalah penasihat dan pendukungmu yang paling tulus.
Perhatikanlah para pegawai yang berada di hadapanmu serta para sekretaris (penulis) mu. Tetapkanlah waktu bagi setiap orang dari mereka pada setiap harinya; suatu waktu di mana ia dapat masuk menemuimu dengan membawa surat-surat, rencana-rencana, serta kebutuhan para pegawaimu, urusan negara, dan rakyatmu. Kemudian, curahkanlah seluruh pendengaran, penglihatan, pemahaman, dan akalmu untuk menyelesaikan apa yang diajukan kepadamu tersebut. Pikirkan dan renungkanlah hal itu berulang kali. Jika hal itu sesuai dengan kebenaran dan hukum, maka laksanakanlah, serta mohonlah petunjuk (istikharah) kepada Allah Azza wa Jalla dalam urusan tersebut. Namun, jika hal itu bertentangan dengan kebenaran, maka kembalikanlah untuk diteliti lebih lanjut. Janganlah engkau mengungkit-ungkit kebaikan yang engkau berikan kepada rakyatmu maupun kepada orang lain. Janganlah menerima apa pun dari seseorang kecuali kesetiaan dan konsistensi (istiqamah) dalam urusan kaum muslimin. Janganlah engkau berbuat kebaikan kecuali atas dasar hal tersebut.
Perhatikanlah para pegawai yang berada di hadapanmu serta para sekretaris (penulis) mu. Tetapkanlah waktu bagi setiap orang dari mereka pada setiap harinya; suatu waktu di mana ia dapat masuk menemuimu dengan membawa surat-surat, rencana-rencana, serta kebutuhan para pegawaimu, urusan negara, dan rakyatmu. Kemudian, curahkanlah seluruh pendengaran, penglihatan, pemahaman, dan akalmu untuk menyelesaikan apa yang diajukan kepadamu tersebut. Pikirkan dan renungkanlah hal itu berulang kali. Jika hal itu sesuai dengan kebenaran dan hukum, maka laksanakanlah, serta mohonlah petunjuk (istikharah) kepada Allah Azza wa Jalla dalam urusan tersebut. Namun, jika hal itu bertentangan dengan kebenaran, maka kembalikanlah untuk diteliti lebih lanjut. Janganlah engkau mengungkit-ungkit kebaikan yang engkau berikan kepada rakyatmu maupun kepada orang lain. Janganlah menerima apa pun dari seseorang kecuali kesetiaan dan konsistensi (istiqamah) dalam urusan kaum muslimin. Janganlah engkau berbuat kebaikan kecuali atas dasar hal tersebut.

Post a Comment for "Muthola'ah Kelas 5 KMI Beserta Terjemahannya #14: Setiap Kamu adalah Pemimpin (3)"