29 Jun 2013

BBM Naik, Rakyat Miskin Berkurang; Analisis Koplak

·   99

sumber gambar
BBM Naik, Rakyat Miskin Berkurang | Kenaikan BBM sudah tepat sasaran, mengurangi rakyat miskin. Mari kita dukung !!!! Eiiit nanti dulu dong, sobat tidak usah protes dulu, coba di cerna dulu benar engga jika naiknya BBM bisa mengurangi rakyat miskin !!

Sudah pada tahu kan jika naiknya BBM bersubsidi ternyata menjadi benar-benar kenyataan dan ternyata masyarakat merasakan efek domino dari kenaikan ini. Harga-harga kebutuhan pokok melambung tiggi sehingga daya jual masyarakat semakin menurun.

Pemerintah memeberikan solusi yaitu mengalihkan subsidi untuk membantu rakyat miskin dengan pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat atau BLSM. Walaupun banyak pengamat yang menialai ini tidak tepat saran dan bisa menimbulkan konflik, bantuan ini terus saja digulirkan. Nah terbukti kan sekarang banyak terjadi kekacauan seputar pembagian BLSM ini. Mulai dari ributnya di kantor pos, tidak validnya data masyarakat miskin, sampai timbulnya iri hati dari masyarakat miskin yang tidak menerima bantuan ini.

Tapi menurut sebagian pengamat melalui pesan dari BB yang saya terima ternyata ada yang punya analisa bahwa jika harga BBM naik maka jumlah rakyat miskin menjadi turun. Yah seperti yang dibilang PEMERINTAH betul, bahkan bisa sampe 14% lebih. Loh apa betul demikian?

Analisanya sebagai berikut :

Karena harga BBM naik yang tadinya rakyat miskin yang naik bis, sekarang jadi jalan kaki.. terus dijalan ketabrak metromini yang ngebut karena nguber setoran (soalnya kan BBMnya naik) terus mati maka RAKYAT MISKIN BERKURANG.

Tadinya rakyat miskin makan sehari hanya satu kali, terus karena BBM naik, harga kebutuhan pokok ikut naik tambah mahal jadi makan hanya tiga hari sekali dan akhirnya lama-lama mati maka RAKYAT MISKIN BERKURANG

Tadinya rakyat miskin yang pada sakit  masih bisa beli obat generik..terus tidak bisa beli lagi karena harganya mahal.. Dan yang tadinya ke puskesmas bisa naik angkot sekarang jalan kaki jadi belum sampai di Rumah Sakit malah mati di jalan maka RAKYAT MISKIN BERKURANG

Ada rakyat miskin yang jadi stress karena mikirin BBM yang naik, terus stroke akhirnya mati juga, maka jelaslah  RAKYAT MISKIN BERKURANG

Ada rakyat miskin yang kreatif dan berinisiatif buat memnuhi kebutuhannya, dia mencuri ayam tetangganya , tapi ketangkap, dan digebukin massa sampai mati juga maka RAKYAT MISKIN BERKURANG

Rakyat miskin berebut kartu BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) yang belum selesai di print, gontok-gontokan sampai ada ynag terinjak-injak dan mati, maka RAKYAT MISKIN BERKURANG

Rakyat miskin di RT sebelah tidak puas dengan kepemimpinan pak RT yang tidak adil mengenai siapa-siapa yang berhak mendapat kartu BLSM, lalu pak RT dipukuli sampai mati maka RAKYAT MISKIN BERKURANG

Rakyat miskin antri mencairkan dana BLSM di kantor pos. Nunggu berdesak-desakan berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, akhirnya mati di kantor pos maka RAKYAT MISKIN BERKURANG

Jadi kesimpulannya :
Langkah pemerintah menaikkan BBM sudah cukup tepat.... hanya saja naiknya kurang tinggi. Coba kalo dinaikin lebih tinggi lagi.... pasti lebih cepat lagi pengurangan orang miskin di negeri ini hehe…

Hanya sebuah candaan yang semoga bisa menjadi renungan, semoga bermanfaat dan happy blogging….



Subscribe to this Blog via Email :