13 Oct 2012

Blogger Branding, Perlukah?

·   51

blogger branding
Blogger Branding, Perlukah? | Dalam istilah marketing branding bisa diartikan  merek sebagai nama , istilah, tanda, simbol atau desain, atau kombinasi dari semua itu yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang dan jasa dari satu perusahaan atau kelompok perusahaan dan untuk membedakan mereka dari perusahaan lain.

Tiap produk jasa atau apapun pastinya punya ciri masing-masing. Ciri yang kuat biasanya akan menjadi sebuah icon merek yang akan terus dikenal walaupun ternyata berbeda produksi. Sebagai contoh, jika kita memebeli air mineral, tidak sedikit orang menyebutnya membeli Aqua, dan si penjualpun ternyata menyodorkan merek lain. Ini membuktikan bahwa merek Aqua sudah menjadi branding air mineral dan sampai kapanpun orang akan terus mengingatnya.  Dan masih banyak contoh-contoh yang lainnya.

Dalam dunia blogger perlukah yang namanya branding tersebut?  Branding dalam ngeblog juga disebut sebagai niche blog. Apa itu Niche?

Niche adalah suatu frase kata untuk topik atau subjek bahasan tertentu yang terpusat / terfokus dan diminati oleh kalangan tertentu (popular). Wikipedia mendefinisikan niche sebagai ‘bagian dari sektor pasar yang terfokus dan dapat ditargetkan’.

Dan Niche Blogging sendiri bisa diartikan sebagai  aktivitas blogging yang secara khusus dilakukan dengan cara membuat blog dengan topik tertentu.

Kata “Olahraga”, “Tutorial”, “Berita”, adalah subjek dan bukanlah sebuah contoh pengertian niche  karena masih merupakan topik bahasan umum. Sedangkan “Sepak Bola”, “Tutorial Blog”, “Berita Ekonomi”, merupakan contoh-contoh niche, karena lebih terfokus dan ada segmen pembaca tertentu saja.

Contohnya, bila kita mengetikkan kata “Olah raga” di search engine, maka banyak sekali yang membahas tentang olah raga ini. Namun apakah kita menemukan yang kita minati? Walaupun mungkin orang yang mengetikkan kata “Olah raga” mencapai jutaan tiap bulan, mereka pastinya akan mengulangi pencarian dengan mengubahnya menjadi lebih spesifik, misalnya “Sepak bola”. Frase spesifik ini salah satu contoh niche. Dari niche “Sepak Bola” ini kita bisa asumsikan bahwa orang yang mengetikkan kata ini di search engine kemungkinan besar adalah penyuaka sepak bola dan bukan olah raga yang lainnya.

Baik niche blog ataupun blog gado-gado atawa blog campur sari punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Diantara kelebihan niche blog adalah sebagai berikut :

  • Membahas satu topik khusus, sehingga akan makin sempit topik bahasan yang kita bahas di blog. Dengan begitu kita tidak akan bingung ketika mencari ide-ide posting, sebab topik bahasan cuma satu. ya itu saja. Namun syaratnya harus betul-betul menguasainya agar tidak kehabisan ide.
  • Lebih mudah untuk menjadi blog otoritas, jika kita konsisten  dan terus bekerja keras maka niche blog kita bukan tidak mungkin menjadi blog rujukan dan otoritas.
  • Lebih mudah dioptimasi, sebab kata kunci yang kita bidik hanya berfokus pada niche kita. Contoh blog yang niche nya tentang sepak bola maka pasti kata kunci yang dibidik seputar “sepak bola” saja tidak yang lainnya.

Meski punya beberapa kelebihan, niche blog juga punya kekurangan, yakni dari segi trafik karena niche blog harus punya segmen tertentu. Lain halnya dengan blog gado-gado seperti blog Muro’i El-Barezy ini jika dioptimasi maksimal akan lebih banyak traffiknya dibanding niche blog, sebab dari segi jumlah posting blog gado-gado pasti punya lebih banyak posting dan lebih variatif.

Nah kalo sobat milih yang mana? Itu tergantung selera masing-masing. Jika sobat punya keahlian yang spesifik alangkah baiknya jika beralih menjadi niche blog tadi agar blognya punya branding tersendiri. Semoga bermanfaat, happy blogging….

Subscribe to this Blog via Email :