Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nahwu Wadhih Juz 2 #1: Pembagian Fi'il Menjadi Sahih Akhir dan Mu'tal Akhir

Fi'il Shahih dan Mu'tal Akhir Fi'il Shahih Akhir adalah kata kerja (fi'il) yang huruf paling akhirnya bukan berup…

Nahwu Wadhih Juz 2 #1: Pembagian Fi'il Menjadi Sahih Akhir dan Mu'tal Akhir
Fi'il Shahih dan Mu'tal Akhir

Fi'il Shahih Akhir adalah kata kerja (fi'il) yang huruf paling akhirnya bukan berupa huruf ‘illat (huruf penyakit: alif, wau, atau ya), melainkan huruf sahih (konsonan biasa).

Sebaliknya, Fi'il Mu'tal Akhir adalah kata kerja (fi'il) yang huruf paling akhirnya berupa salah satu dari huruf ‘illat (alif, wau, atau ya)

Selengkapnya mengenai pembahasan mengenai Pembagian Fi'il Menjadi Sahih Akhir dan Mu'tal Akhir ini bisa anda simak pada penjelasan dibawah ini yang bersumber dari kitab nahwu wadhih juz 2.


تقسيم الفعل الي صحيح الأخر ومعتل الأخر

الأمثلة
١- أَلْقَى الصَّيَّادُ شَبَكَتَهُ
٢- دَعَا الْمَرِيضُ
٣- يَلْقَى الْمُسِيءُ جَزَاءَهُ
٤- سَرُو الرَّجُلُ
٥- تَصْفُو السَّمَاءُ
٦- يَدْنُو فَصْلُ الشِّتَاءِ
٧- خَشِيَ مُحَمَّدٌ رَبَّهُ
٨- أَبْغِي رِضَا الْوَالِدَيْنِ
٩- يَبْنِي الْبَنَّاءُ مَسْجِدًا
١٠- أَظْلَمَ الْمَكَانُ
١١- اتَّقَدَ الْمِصْبَاحُ
١٢- يَسْتَحِمُّ الْغِلْمَانُ


Pembagian Fi'il menjadi Sahih Akhir dan Mu'tal akhir


Contoh:

  1. Nelayan itu melempar jalanya
  2. Orang sakit itu memanggil dokter
  3. Orang yang jahat itu mendapatkan balasannya.
  4. Orang laki-laki itu mulia
  5. Langit itu cerah
  6. Musim dingin mendekat (hampir tiba)
  7. Muhammad takut kepada Rabb-nya
  8. Aku menginginkan ridhlo kedua orangtuaku
  9. Tukang bangunan membangun masjid
  10. Tempat itu gelap
  11. Lampu itu telah menyala
  12. Anak laki-laki itu mandi

البحث
الكلمات: ألقى، ودعا، ويلقى. في الأمثلة الثلاثة الأولى كلها أفعال، وأخر كل منها ألف لأنه ينطق بها ألفا، والمعول عليه هنا النطق لا الكتابة، وتسمى هذه الأفعال أفعالا معتلة الآخر

والكلمات: سرو، وتصفو، ويدنو في الأمثلة الثلاثة الثانية كلها أفعال، وآخر كل منها واو، وتسمى أيضا أفعالا معتلة الآخر

والكلمات: أظلم، واتقد، ويستحم في الأمثلة الثلاثة الأخيرة كلها أفعال، وآخر كل منها ليس ألفا ولا واوا ولا ياء، وتسمى أفعالا صحيحة الآخر

Pembahasan:

Kata-kata ألقى - دعا- يلقى pada ketiga contoh yang pertama (yakni nomer 1 sampai 3), semuanya adalah fi'il. Dan akhir dari setiap fi'il - fi'il tersebut adalah alif karena diucapkan dengan alif.

Yang dijadikan dasar pembahasan pada pelajaran ini adalah pengucapannya bukan tulisannya. Fi'il-fi'il ini dinamakan fi'il mu'tal akhir.

Dan kata-kata: سَرُوَ - تَصْفُوْ - يَدْنُوْ pada ketiga contoh kedua (yakni contoh nomer 4 sampai 6) semuanya adalah fi'il. Dan akhir dari setiap fiil-fiil tersebut adalah wawu. Fi'il-fi'il ini juga dinamakan fi'il mu'tal akhir.

Dan kata-kata: خَشِيَ - أَبْغِيْ - يَبْنِيْ pada ketiga contoh yang ketiga (yaitu nomer 7 sampai 9) adalah fi'il. Dan akhir dari setiap fi'il-fi'il tersebut adalah ya. Fi'il-fi'il ini juga dinamakan fi'il mu'tal akhir.

Dan kata-kata: أَظْلَمَ - اِتَّقَدَ - يَسْتَحِمُّ pada ketiga contoh yang terakhir (yaitu nomer 10 sampai 12) semuanya adalah fiil. Dan akhir kata dari setiap fi'il-fi'il tersebut bukan alif, wawu atau ya. Fi'il-fi'il ini dinamakan fi'il shahih akhir.


القواعد
٢٥- الفعل المعتل الآخر هو ما كان آخِرِهِ أَلفًا أَوْ واوا أو ياء، وتُسَمَّى هذه الأَحرفُ الثلاثة بأحرف العلة
٢٦- الفعلَ الصحيح الأخرِ هو ما لم يكن آخره حرفا مِنْ أحْرُفِ الْعِلَّةِ الثلاثة

Kaidah:

  • 25. Fiil Mu'tal akhir adalah fiil yang huruf akhirnya adalah alif, wawu, atau ya. Ketiga huruf ini (alif, wawu dan ya) dinamakan huruf 'illat.
  • 26. Fiil Shohih akhir adalah fiil yang huruf akhirnya bukan termasuk salah satu dari ketiga huruf 'illat.



Nahwu

Post a Comment for "Nahwu Wadhih Juz 2 #1: Pembagian Fi'il Menjadi Sahih Akhir dan Mu'tal Akhir"

Artikel Terkini

Kembali ke atas