Polisi Wanita, Tetap Anggun Dengan Jilbab

Polemik pemakaian jilbab bagi korps Polwan semakin banyak menuai dukungan. Dukungan ini terus mengalir dari banyak pihak, bukan hanya perseorangan tapi juga lembaga seperti MUI, Komnas HAM bahkan Kompolnas. Sungguh sangat ironi di Negara yang mayoritasnya adalah muslim, pemakaian jilbab terkesan di halang-halangi dengan dalih melanggar undang-undang.

Di beberapa negara yang mayoritas non-Muslim seperti di Hungaria, Swedia, Inggris, Denmark, Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat (AS), polisi dan Tentara Wanita Muslimah diperbolehkan mengenakan jilbab saat bertugas. Padahal, sebagian besar penduduk di negara-negara tersebut adalah non muslim.

Di Australia dan Selandia Baru banyak Polwan berjilbab yang sibuk mengatur lalu lintas. Pun di Inggris, polwan berjilbab ada yang bertugas di satuan sabhara atau reskrim, tidak hanya ditempatkan di satuan lalu lintas saja. Di Denmark, mengizinkan Muslimah berjilbab untuk mengikuti pendidikan militer. AS bahkan tidak melarang sejumlah tentara wanitanya memakai jilbab ketika bertugas.

Bahkan, sejumlah negara Muslim seperti Malaysia, Pakistan, Irak, Yordania, Mesir, dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya sangat bangga dengan semakin banyaknya para prajurit wanita berjilbab, baik dari kalangan militer maupun polisi.

Lalu bagaimana di Negara Indonesia yang tercinta ini. Pemakaian jilbab menjadi sebuah polemik yang di perdebatkan berbagai kalangan. Sebagai negara Muslim terbesar di dunia, sudah selayaknya Indonesia mengizinkan para prajurit wanita dari institusi TNI maupun Polri untuk berjilbab di seluruh wilayah NKRI, tidak hanya di Aceh saja. Dimana rasa kebebasan dan hak asasi manusia untuk menjalankan agama?

Padahal pemakaian jilbab tidak mengahalagi kinerja polwan itu sendiri. Malah justru semakin anggun dan disegani karenanya. Mau tahu anggunnya para polwan itu, berikut beberapa gambar polwan di berbagai Negara dengan berbagai aktifitasnya :

Remaja melintas di samping polwan yang sedang berbaris memegang senjata di Akademi Polisi di Tehran, Iran, 4 Oktober 2003.
Seorang polwan memeriksan wajah perempuan yang menggunakan cadar di di tempat pemilihan suara di Amman, 9 November 2010.
Polwan Bahrain membenarkan seragam kawannya di Manama, Bahrain. 28 Oktober 2010. 
Seorang polwan berdiri di depan mobil patroli di Dubai, 7 Mei 2013. 
Dua orang polisi berjilbab berjaga di sebuah jalan di London, Inggris,
Polwan Kuwait mengarahkan celon pemilih di TPSdi Jahra, Kuwait. 2 Februari 2012.
Polwan Malaysia mengamankan aktivis yang sedang berdemonstrasi di Kuala Lumpur, 1 Agustus 2010.


sumber

Share this

Catatan Kang Muroi, adalah blog yang menyajikan berbagai macam info menarik, Kolom Tutorial, Blogger Template, Motivasi, Otomotif, Rubrik Islam, Tips dan Trik dan berbagai macam hal menarik lainnya

Related Posts

Previous
Next Post »