3 Jul 2012

3 Golongan Manusia Yang Pertama Kali Diadili di Akherat


Sobat Muro’i El-Barezy, adakalanya kita merasa berbangga diri dengan segala amal perbuatan kita, seakan-akan ia akan menuntun kita ke arah surga. Namun sebenarnya segala amal perbuatan kita tergantung niat dan tujuannya. Sambil mengingat kealfaan diri dan mudah mudahan bisa bermanfaat buat sobat semua, disini ane sampaikan sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh imam Muslim, yang beliau sendiri selalu bercucuran air mata jika membaca hadits ini. Berikut hadits tersebut :

Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: “Rasulullah SAW bersabda:’Allah berfirman: ‘Golongan manusia yang pertama kali akan diadili kelak pada hari Kiamat adalah : 

Pertama, orang yang secara zhahirnya mati syahid, Orang tersebut disidangkan lalu diperlihatkan kepadanya kenikmatan yang bakal diterimanya dan diapun melihatnya. Akan tetapi, dia lalu ditanya:’Apa yang telah engkau perbuat?’ Dia menjawab:’Aku telah berperang karena-Mu hingga terbunuh sebagai syahid.’ Allah berfirman:’Engkau dusta. yang benar adalah engkau berperang dengan niat supaya disebut sebagai jagoan dan engkaupun sudah mendapatkannya. ‘Selanjutnya, Allah memerintahkan (kepada malaikat) agar orang tersebut diseret pada mukanya hingga akhirnya dicemplungkan ke dalam neraka. 

Kedua, orang yang mempelajari ilmu Islam dan mengajarkannya kepada orang lain dan selalu membaca Al Qur’an. Orang inipun disidangkan, lalu diperlihatkan kepadanya kenikmatan yang akan diterimanya dan diapun melihatnya. Akan tetai, dia lalu ditanya:”Apa yang telah engkau perbuat?’ Dia menjawab:’Aku telah mempelajari ilmu Islam dan mengajarkannya kepada orang lain serta selalu membaca Al-Quran karena-Mu. ‘Allah berfirman: ‘Engaku dusta. Yang benar adalah engkau mempelajarinya supaya engkau disebut sebagai qari’(orang yang lihai dalam membaca) dan engkau sudah mendapatkan semua itu.’ Selanjutnya, Allah memerintahkan (kepada malaikat) agar orang tersebut diseret pada mukanya hingga akhirnya dicemplungkan ke dalam neraka. 

Ketiga, orang yanag diberi kekayaan melimpah oleh Allah, yang digunakan untuk banyak bershadaqah. Orang ini pun disidangkan, lalu diperlihatkan kepadanya kenikmatan yang bakal diterimanya dan diapun melihatnya. Akan tetapi, dia lalu ditanya: ‘Apa yang telah engkau perbuat dengan hartamu?’ Dia menjawab:’Tiada satu kesempatan pun yang didalamnya Engkau suka agar seseorang mengeluarkan shadaqah padanya, melainkan aku bershadaqah di dalamnya karena-Mu.’ Allah berfirman:’Engkau dusta, Yang benar, engkau mengeluarkan shadaqah di dalamnya Engkau suka agar seseorang mengeluarkan shadaqah tersebut dengan niat agar engkau dikatakan sebagai dermawan dan engkau sudah mendapatkan julukan itu.’ Selanjutnya, Allah memerintahkan (kepada malaikat) agar orang tersebut diseret pada mukanya hingga akhirnya dicempungkan ke dalam neraka.

Na’udzu billah min dzalik. Semoga kita terhindar dari ketiga golongan tadi, yang secara dzahir terpuji dihadapan manusia, tapi menurut Allah sungguh sangat tercela. Niat adalah kunci segala amal kita. Semoga bermanfaat……