Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terjemah Muthola'ah Kelas 3 KMI #17: Burung Merpati dan Semut

Burung merpati dan semut Muthola’ah adalah sebuah metode pembelajaran yang unik di pesantren. Dalam pelajaran ini, kita diajak un…

Terjemah Muthola'ah Kelas 3 KMI #17: Burung Merpati dan Semut
Burung merpati dan semut

Muthola’ah adalah sebuah metode pembelajaran yang unik di pesantren. Dalam pelajaran ini, kita diajak untuk membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab klasik berbahasa Arab. Kitab-kitab ini berisi pengetahuan mendalam tentang ajaran Islam. Melalui Mutholaah, kita belajar menerjemahkan dan menafsirkan teks-teks berbahasa Arab dengan benar.

Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami sumber-sumber utama ajaran Islam seperti Al-Quran dan Hadits. Dengan mempelajari Mutholaah, kita bisa menggali makna yang lebih dalam dari ajaran agama. Hal ini membuat pemahaman kita tentang Islam menjadi lebih kuat dan menyeluruh.

Dan berikut ini adalah teks Muthola'ah Kelas 3 KMI yang berharakat lengkap beserta terjemahan bagian 17 yang menceritakan tentang balas budi yang dilakukan oleh semut kepada merpati karena sebelumnya ia telah diselamatkan olehnya ketika mau tenggelam.


الحَمَامَةُ وَالنَّمْلَةُ

ذَهَبَتْ نَمْلَةٌ صَغِيرَةٌ إِلَى جَدْوَلِ مَاءٍ لِتَشْرَبَ وَتَسْتَرِيحَ، بَعْدَ أَنْ تَعِبَتْ كَثِيرًا فِي جَمْعِ قُوتِهَا. فَزَلَّتْ قَدَمُهَا وَسَقَطَتْ فِي المَاءِ، وَلَمْ يُمْكِنْهَا الخُرُوجُ مِنْهُ، لِأَنَّهَا لَا تَعْرِفُ السِّبَاحَةَ وَكَادَتْ تَغْرَقُ

وَكَانَتْ حَمَامَةٌ بَيْضَاءُ جَمِيلَةٌ وَاقِفَةً عَلَى حَجَرٍ فِي المَاءِ، وَرَأَتْ مَا حَصَلَ لِلنَّمْلَةِ. فَرَقَّ لَهَا قَلْبُهَا وَسَعَتْ فِي خَلَاصِهَا، فَطَارَتْ إِلَى البَرِّ وَرَجَعَتْ، وَفِي مِنْقَارِهَا عُودٌ مِنَ الحَشِيشِ، مَدَّتْهُ عَلَى المَاءِ إِلَى البَرِّ. فَتَعَلَّقَتْ بِهِ النَّمْلَةُ وَخَرَجَتْ مِنَ المَاءِ بِسَلَامٍ

وَبَعْدَ ذَلِكَ بِأَيَّامٍ، نَزَلَتِ الحَمَامَةُ عَلَى فَرْعِ شَجَرَةٍ تَتَظَلَّلُ بِأَوْرَاقِهَا. فَمَرَّ صَيَّادٌ مِنْ بَعْدٍ وَرَآهَا. فَوَقَفَ يُصَوِّبُ بُنْدُقِيَّتَهُ نَحْوَهَا لِيَصِيدَهَا، وَهِيَ لَمْ تَرَهُ فَتَطِيرَ. وَلَكِنَّ النَّمْلَةَ الَّتِي خَلَّصَتْهَا تِلْكَ الحَمَامَةُ رَأَتِ الصِّيَّادَ وَعَزَمَتْ مَا عَزَمَ عَلَيْهِ، فَصَعَدَتْ فِي جِسْمِهِ، وَلَمَّا هَمَّ بِإِطْلَاقِ بُنْدُقِيَّتِهِ، قَرَصَتْهُ قَرْصَةً شَدِيدَةً أَفْزَعَتْهُ، فَتَحَرَّكَ فَمَالَتِ الرَّصَاصَةُ وَلَمْ تُصِبِ الحَمَامَةَ، بَلْ نَجَتْ جَزَاءَ إِحْسَانِهَا إِلَى النَّمْلَةِ. "وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ"


المُفْرَدَاتُ

جَدْوَلِ مَاءٍ : Aliran air / sungai kecil
قُوتِهَا : Makanan pokoknya / bekal makanannya
فَزَلَّتْ : Maka tergelincir / terpeleset
وَكَادَتْ : Dan hampir saja / nyaris
فَرَقَّ : Maka menjadi lembut / terenyuh / iba
خَلَاصِهَا : Penyelamatannya / pembebasannya
مِنْقَارِهَا : Paruhnya (burung)
الحَشِيشِ : Rumput / rumput kering
تَتَظَلَّلُ : Bernaung / berteduh
يُصَوِّبُ : Membidik / mengarahkan
وَعَزَمَتْ مَا عَزَمَ عَلَيْهِ : (Dalam konteks ini) Dan mengetahui apa yang diniatkan oleh pemburu itu
هَمَّ : Bersiap-siap / hendak memulai
قَرَصَتْهُ : Menggigitnya / menyengatnya
أَفْزَعَتْهُ : Mengejutkannya / mengagetkannya
فَمَالَتِ : Maka melenceng / meleset
إِحْسَانِهَا : Kebaikan budinya / perbuatan baiknya


Burung Merpati dan Semut

Seekor semut kecil pergi ke sebuah sungai kecil untuk minum dan beristirahat, setelah ia merasa sangat lelah mengumpulkan makanan pokoknya. Tiba-tiba kakinya tergelincir lalu ia jatuh ke dalam air. Ia tidak bisa keluar dari sana karena tidak tahu cara berenang, dan ia pun nyaris tenggelam.

Kebetulan ada seekor burung merpati putih yang cantik sedang hinggap di atas batu di sungai itu. Ia melihat apa yang menimpa si semut. Hatinya pun merasa iba, lalu ia berusaha menyelamatkannya. Merpati itu terbang ke daratan kemudian kembali lagi dengan membawa sebatang rumput di paruhnya. Ia menjulurkan rumput tersebut di atas air ke arah daratan. Semut itu pun langsung mencengkeramnya dan berhasil keluar dari air dengan selamat.

Beberapa hari setelah kejadian itu, burung merpati tersebut hinggap di atas dahan pohon untuk bernaung di balik dedaunannya. Seorang pemburu lewat dari kejauhan dan melihatnya. Ia pun berdiri sambil membidikkan senapannya ke arah merpati untuk memburunya, sementara merpati itu tidak melihat si pemburu sehingga tidak sempat terbang melarikan diri.

Akan tetapi, semut yang dahulu pernah diselamatkan oleh merpati itu melihat si pemburu dan mengetahui apa yang diniatkannya. Semut itu segera merayap naik ke tubuh sang pemburu. Tepat ketika pemburu itu hendak melepaskan tembakan senapannya, si semut menggigitnya dengan gigitan yang kuat hingga mengejutkannya. Gerakan kaget itu membuat tembakan pelurunya melenceng dan tidak mengenai sasaran. Merpati itu pun selamat sebagai balasan atas perbuatan baiknya kepada si semut. "Dan barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya."


Bahasa ArabMuthola'ah

Post a Comment for "Terjemah Muthola'ah Kelas 3 KMI #17: Burung Merpati dan Semut"

Artikel Terkini

Kembali ke atas