Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terjemah Muthola'ah Kelas 3 KMI #16: Sang Macan Tutul

Macan Tutul Muthola’ah adalah sebuah metode pembelajaran yang unik di pesantren. Dalam pelajaran ini, kita diajak untuk membaca, …

Terjemah Muthola'ah Kelas 3 KMI #16: Sang Macan Tutul
Macan Tutul

Muthola’ah adalah sebuah metode pembelajaran yang unik di pesantren. Dalam pelajaran ini, kita diajak untuk membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab klasik berbahasa Arab. Kitab-kitab ini berisi pengetahuan mendalam tentang ajaran Islam. Melalui Mutholaah, kita belajar menerjemahkan dan menafsirkan teks-teks berbahasa Arab dengan benar.

Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami sumber-sumber utama ajaran Islam seperti Al-Quran dan Hadits. Dengan mempelajari Mutholaah, kita bisa menggali makna yang lebih dalam dari ajaran agama. Hal ini membuat pemahaman kita tentang Islam menjadi lebih kuat dan menyeluruh.

Dan berikut ini adalah teks Muthola'ah Kelas 3 KMI yang berharakat lengkap beserta terjemahan bagian 16 yang menceritakan tentang bagaimana bentuk dan tabiat dari macan atau hariamu tutul.


النَّمِرُ

النَّمِرُ حَيَوَانٌ يُشْبِهُ القِطَّ فِي خِلْقَتِهِ، وَلَكِنَّهُ أَكْبَرُ جِسْمًا وَأَكْثَرُ قُوَّةً، حَتَّى إِنَّهُ لَيَفْتَرِسُ القَوِيَّ مِنَ الإِنْسَانِ، وَالضَّخْمَ مِنَ الحَيَوَانِ. وَكُلُّ مَخْلُوقٍ يَفِرُّ مِنْهُ مَتَى رَآهُ، لِأَنَّهُ مُغْرَمٌ بِقَتْلِ مَا يُصَادِفُهُ بِسَبَبٍ وَبِغَيْرِ سَبَبٍ، بِخِلَافِ الأَسَدِ، فَإِنَّهُ لَا يَقْتُلُ حَيَوَانًا إِلَّا إِذَا جَاعَ

وَجِلْدُ النَّمِرِ أَرْقَطُ مُعَلَّمٌ بِأَعْلَامٍ سُودٍ تَمْتَدُّ مِنْ ظَهْرِهِ إِلَى بَطْنِهِ. وَلَهُ مَخَالِبُ طَوِيلَةٌ يُبْرِزُهَا عِنْدَ الهُجُومِ، وَأَنْيَابٌ تَخْتَرِقُ عِظَامَ فَرِيسَتِهِ. وَهُوَ لَا يَجْرِي كَغَيْرِهِ مِنَ الحَيَوَانِ، بَلْ يَثِبُ وَثَبَاتٍ وَاسِعَةً تَزِيدُ هَجْمَتَهُ عُنْفًا وَشِدَّةً

وَالنَّمِرُ مَوْطِنُهُ الهِنْدُ، وَيَسْكُنُ الغَابَاتِ الكَثِيفَةَ، بِشَرْطِ أَنْ تَكُونَ قَرِيبَةً مِنَ المَاءِ، حَتَّى إِذَا خَرَجَ يَبْحَثُ عَنْ فَرِيسَةٍ لَهُ وَرَأَى الصَّيَّادِينَ فِي طَلَبِهِ، عَادَ سَابِحًا وَبَلَغَ غَابَتَهُ قَبْلَ أَنْ يُدْرِكَهُ أَحَدٌ

وَفِي الهِنْدِ يَخْرُجُ الصَّيَّادُونَ لِصَيْدِهِ، مُمْتَطِينَ ظُهُورَ الأَفْيَالِ وَمُدَجَّجِينَ بِالسِّلَاحِ. فَإِذَا رَآهُمْ قَادِمِينَ عَلَيْهِ، تَوَغَّلَ فِي الغَابَةِ لِيَتَوَارَى فِي خِلَالِهَا. وَلَكِنَّ تَمَوُّجَ الأَغْصَانِ يَنُمُّ عَلَى مَكَانِهِ، فَيُطْلِقُونَ عَلَيْهِ الرَّصَاصَ فَيَقَعُ قَتِيلًا لَا حَرَاكَ بِهِ. وَهُوَ وَالفِيلُ عَدُوَّانِ لَدُودَانِ، يَخَافُ كُلٌّ مِنْهُمَا الآخَرَ. وَلَكِنَّهُمَا إِذَا اجْتَمَعَا قَامَتْ بَيْنَهُمَا حَرْبٌ شَدِيدَةٌ، فَيَتَعَلَّقُ النَّمِرُ بِخُرْطُومِ الفِيلِ، وَيُحَاوِلُ الفِيلُ أَنْ يُلْقِيَهُ تَحْتَ أَقْدَامِهِ، ثُمَّ يَنْزِلُ عَلَيْهِ بِكُلِّ جِسْمِهِ فَيَقْتُلُهُ شَرَّ قِتْلَةٍ


المُفْرَدَاتُ

خِلْقَتِهِ : Bentuk tubuhnya / struktur fisiknya
يَفِرُّ : Melarikan diri / kabur
مُغْرَمٌ : Sangat suka / gemar sekali
يُصَادِفُهُ : Yang ia jumpai / temui
أَرْقَطُ : Belang-belang / bertotol-totol
مُعَلَّمٌ بِأَعْلَامٍ : Ditandai dengan corak / garis-garis
يُبْرِزُهَا : Ia mengeluarkan / menampakkannya
تَخْتَرِقُ : Menembus / menghancurkan
يَثِبُ: Melompat / menerkam
عُنْفًا : Ganas / agresif
الكَثِيفَةَ : Lebat / rimbun
مُمْتَطِينَ : Mengendarai / menunggangi
وَمُدَجَّجِينَ : Dan bersenjata lengkap
تَوَغَّلَ : Masuk jauh ke dalam
لِيَتَوَارَى : Untuk bersembunyi / menghilang
تَمَوُّجَ : Gerakan bergoyang / ayunan
يَنُمُّ عَلَى : Menunjukkan / membongkar
عَدُوَّانِ لَدُودَانِ : Dua musuh bebuyutan
بِخُرْطُومِ : Pada belalai (gajah)


Sang Macan Tutul

Macan tutul adalah hewan yang bentuk tubuhnya menyerupai kucing, tetapi berukuran lebih besar dan memiliki kekuatan yang lebih besar. Ia bahkan mampu memangsa manusia yang kuat maupun hewan yang bertubuh besar. Setiap makhluk hidup pasti akan melarikan diri darinya saat melihatnya, karena ia sangat gemar membunuh apa pun yang dijumpainya, baik karena suatu alasan maupun tanpa alasan sama sekali. Hal ini berbeda dengan singa, yang tidak akan membunuh hewan lain kecuali jika ia merasa lapar.

Kulit macan tutul bertotol-totol dan ditandai dengan corak garis-garis hitam yang membentang dari bagian punggung hingga ke perutnya. Ia memiliki cakar yang panjang yang dikeluarkan saat menyerang, serta taring yang dapat menembus tulang-tulang mangsanya. Ia tidak berlari seperti hewan lainnya, melainkan melompat dengan lompatan yang lebar yang membuat serangannya menjadi semakin ganas dan kuat.

Habitat asli macan tutul berada di India. Ia tinggal di hutan-hutan yang lebat dengan syarat wilayah tersebut dekat dengan sumber air. Sehingga, apabila ia keluar mencari mangsa lalu melihat para pemburu sedang mencarinya, ia akan kembali dengan cara berenang dan mencapai hutannya sebelum ada seorang pun yang berhasil menyusulnya.

Di India, para pemburu keluar untuk memburunya dengan menunggangi punggung gajah dan bersenjata lengkap. Jika macan tutul melihat mereka datang ke arahnya, ia akan masuk jauh ke dalam hutan untuk bersembunyi di sela-selanya. Akan tetapi, gerakan bergoyang pada ranting-ranting pohon akan menunjukkan keberadaannya, sehingga mereka pun melepaskan tembakan peluru ke arahnya hingga ia jatuh mati tak bergerak. 

Ia dan gajah adalah dua musuh bebuyutan yang saling menaruh rasa takut satu sama lain. Namun, jika keduanya bertemu, akan terjadi pertarungan yang sengit di antara mereka. Macan tutul akan mencengkeram belalai gajah, sementara gajah akan berusaha menjatuhkannya ke bawah kaki untuk diinjak, kemudian gajah akan menimpanya dengan seluruh berat tubuhnya hingga macan tutul itu mati dengan cara yang mengenaskan.





Bahasa ArabMuthola'ah

Post a Comment for "Terjemah Muthola'ah Kelas 3 KMI #16: Sang Macan Tutul "

Artikel Terkini

Kembali ke atas