Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #2: Keburukan Dibalas dengan Keburukan
Al-Qiroatur Rasyidah #2 Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari k…
![]() |
| Al-Qiroatur Rasyidah #2 |
Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari kisah-kisah inspiratif yang memiliki pesan dan hikmah, sehingga dengan adanya pelajaran ini diharapkan santri mampu mengasah kemampuan dalam bercerita dalam bahasa Arab (Story Telling) dan juga mengambil hikmah ataupun pesan yang terkandung di dalam kisah tersebut.
Berikut ini adalah teks bahasa Arab berharakat lengkap beserta artinya dari buku Al-Qiroatur Rasyidah karya Abdul Fattah Shobri Bek dan Ali Umar Bek yang mengisahkan tentang seorang anak yang memukul anjing, namun tak berapa lama ia pun mendapatkan ganjaran yang setimpal atas perbuatannya tersebut.
الشَّرُّ بِالشَّرِّ
Keburukan dibalas dengan keburukan
كَانَ وَلَدٌ فَقِيْرٌ جَالِسًا فِى الطَّرِيْقِ يَأْكُلُ خُبْزًا. فَرَأَى كَلْبًا نَائِمًا عَلَى بُعْدٍ. فَنَادَاهُ وَمَدَّ لَهُ يَدَهُ بِقِطْعَةٍ مِنَ الْخُبْزِ. حَتَّى ظَنَّ الْكَلْبُ أَنَّهُ سَيُعْطِيْهِ مِنْهُ لُقْمَةً. فَقَرُبَ مِنْهُ لِيَتَنَاوَلَ الْخُبْزَ. فَضَرَبَهُ الصَّبِىُّ بِالْعَصَا عَلَى رَأْسِهِ. فَفَرَّ الْكَلْبُ وَهُوَ يَعْوِى مِنْ شِدَّةِ الْأَلَمِ
وَفِى ذَلِكَ الْوَقْتِ كَانَ رَجُلٌ يُطِلُّ مِنْ شُبَّاكِهِ. وَرَأَى مَا فَعَلَ الصَّبِىُّ. فَنَزَلَ إِلَى الْبَابِ وَمَعَهُ عَصًا خَبَأَهَا وَرَاءَهُ. وَنَادَى الصَّبِىَّ وَأَبْرَزَ لَهُ قِرْشًا. فَأَسْرَعَ الصَّبِىُّ وَمَدَّ يَدَهُ لِيَأْخُذَ الْقِرْشَ. فَضَرَبَهُ الرَّجُلُ بِالْعَصَا عَلَى أَصَابِعِهِ. ضَرْبَةً جَعَلَتْهُ يَصْرَخُ أَكْثَرَ مِنَ الْكَلْبِ
ثُمَّ قَالَ لِلرَّجُلِ: "لِمَ تَضْرِبُنِى وَأَنَا لَمْ أَطْلُبْ مِنْكَ شَيْئًا"
فَأَجَابَهُ الرَّجُلُ: "وَلِمَ تَضْرِبُ الْكَلْبَ وَهُوَ لَمْ يَطْلُبْ مِنْكَ شَيْئًا. فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا"
المُفْرَدَاتُ
خُبْزٌ : rotiلُقْمَةٌ : قِطْعَةٌ : potongan
يَتَنَاوَلُ : يَأْخُذُ : mengambil
فَرَّ – يَفِرُّ : جَرَى – يَجْرِيْ : berlari
يَعْوِيْ : يَنْبَحُ : menggonggong
الأَلَمُ : المَرَضُ : sakit
شُبَّاكٌ : نَافِذَةٌ : jendela
خَبَأَ : كَتَمَ : menyembunyikan
أَبْرَزَ : أَظْهَرَ : menunjukkan
قِرْشٌ : uang sen (100 sen = 1 dolar/lira/pound)
لِمَ : لِمَاذَا : kenapa
Terjemahan:
Ada seorang anak miskin duduk di jalan sambil makan roti. Tiba-tiba ia melihat seekor anjing sedang tidur dari kejauhan. Ia pun memanggilnya dan merentangkan tangannya (dengan menggenggam) sepotong roti, sampai-sampai anjing itu pun mengira bahwasanya ia akan memberinya sepotong darinya.Maka mendekatlah anjing itu untuk mengambilnya. Tiba-tiba anak itu memukulnya dengan tongkat tepat di kepalanya. Larilah anjing itu sambil menggonggong akibat kesakitan.
Di waktu yang sama, ada seorang laki-laki yang melihat dari jendela (rumahnya). Ia melihat apa yang diperbuat oleh anak kecil itu. Ia pun keluar menuju pintu, sedangkan bersamanya ada sebuah tongkat yang ia sembunyikan di belakangnya.
Ia pun memanggil anak kecil itu dan menunjukkan kepadanya uang receh. Bergegaslah anak kecil itu menadahkan tangannya untuk mengambil uang receh itu. Tiba-tiba lelaki tadi memukulnya tepat di jari-jarinya, pukulan yang membuat anak kecil itu menjerit lebih keras dari anjing tadi.
Berkatalah anak kecil tadi kepada lelaki itu: “Kenapa kamu memukulku, padahal aku belum minta apa-apa darimu”.
Lelaki itu pun menjawab: “Lantas kenapa kamu memukul anjing tadi, padahal ia belum minta apa-apa darimu, balasan atas sesuatu adalah sesuatu sepertinya”.
Pesan moral:
Kebaikan dan keburukan pasti akan mendatangkan balasan yang setimpal, baik cepat ataupun lambat.

Post a Comment for "Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #2: Keburukan Dibalas dengan Keburukan"