Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #7: Seorang Anak yang Cerdas

Seorang Anak yang Cerdas Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari …

Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #7: Seorang Anak yang Cerdas
Seorang Anak yang Cerdas

Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari kisah-kisah inspiratif yang memiliki pesan dan hikmah, sehingga dengan adanya pelajaran ini diharapkan santri mampu mengasah kemampuan dalam bercerita dalam bahasa Arab (Story Telling) dan juga mengambil hikmah ataupun pesan yang terkandung di dalam kisah tersebut.

Berikut ini adalah teks muthola'ah dengan Bahasa Arab beserta artinya dari kitab Al-Qiroatu Rasyidah yang mengisahkan tentang seorang anak yang sangat cerdas yang membuat takjub seorang Khalifah pada masa Bani Abbasiyah. Simak kisah selengkapnya berikut ini.

وَلَدٌ نَجِيْبٌ

Seorang Anak yang Cerdas


زَارَ خَلِيْفَةٌ مِنْ بَنِي الْعَبَّاسِ يَوْمًا وَزِيْرَهُ فِيْ دَارِهِ. وَ كَانَ لِلْوَزِيْرِ وَلَدٌ نَجِيْبٌ. فَلَمَّا جَلَسَ الْخَلِيْفَةُ، أَجْلَسَ الصَّبِيَّ إِلَى جَانِبِهِ. وَ سَأَلَهُ: "أَدَارُ الْخَلِيْفَةِ أَحْسَنُ أَمْ دَارُ أَبِيْكَ؟". فَأَجَابَ الصَّبِيُّ عَلَى الْفَوْرِ: "مَتَى كَانَ الْخَلِيْفَةُ فِيْ دَارِ أَبِيْ فَدَارُ أَبِيْ أَحْسَنُ". ثُمَّ أَرَاهُ خَاتَمًا ثَمِيْنًا فِيْ خِنْصَرِهِ. وَ سَأَلَهُ: "هَلْ رَأَيْتَ خَيْرًا مِنْ هَذَا الخَاتَمِ؟". فَقَالَ الصَّبِيُّ:" نَعَمْ، اليَدُ الَّتِيْ هُوَ فِيْهَا خَيْرٌ مِنْهُ
فَدُهِشَ الخَلِيْفَةُ مِنْ حُسْنِ جَوَابِهِ. وَ قَالَ لَهُ "هَلْ تُحِبُّ أَنْ تَكُوْنَ خَلِيْفَةً بَعْدِيْ؟". فَقَالَ الصَّبِيُّ: "ابْنُ الْخَلِيْفَةِ أَوْلَى مِنِّيْ فَهُوَ صَاحِبُ الْحَقِّ فِي الْخِلَافَةِ. وَ أَنَا لَسْتُ مِنَ الْخَائِنِيْنَ". فَزَادَ سُرُوْرُ الْخَلِيْفَةِ مِنْ هَذَا الْجَوَابِ. الَّذِيْ يَدُلُّ عَلَى الذَّكَاءِ وَ الْوَلَاءِ. وَ الْتَفَتَ إِلَى أَبِيْهِ وَ قَالَ لَهُ : "لَا بُدَّ أَنْ يَكُوْنَ لِا بْنِكَ هَذَا شَأْنٌ مَتَى بَلَغَ الرُّجُوْلَةَ


المُفْرَدَاتُ/Kosakata

نَجِيْبٌ : Cerdas/panutan/bangsawan
زَارَ - يَزُوْرُ : Mengunjungi
أَجْلَسَ - يُجْلِسُ : Mendudukkan
جَانِبٌ : Samping
عَلَى الْفَوْرِ : Segera
أَرَى – يُرِيْ : Memperlihatkan
خَاتَمٌ : Cincin
ثَمِيْنٌ : Berharga
خِنْصَرٌ : Jari kelingking
دُهِشَ – يُدْهَشُ (مجهول) : Dibuat takjub
خَائِنٌ : Pengkhianat
زَادَ – يَزِيْدُ : Bertambah
سُرُوْرٌ : Kebahagiaan
دَلَّ – يَدُلُّ : Menunjukkan
ذَكَاءٌ : Kecerdasan
وَلَاءٌ : Loyalitas
اِلْتَفَتَ – يَلْتَفِتُ : Menoleh
رُجُوْلَةٌ : Kedewasaan

Terjemahan:

Pada suatu hari, seorang Khalifah dari Bani Abbasiyah mengunjungi menterinya di tempat kediamannya. Menteri itu memiliki seorang anak yang sangat cerdas. Ketika Khalifah duduk, ia mendudukkan anak itu di sampingnya.

Kemudian ia pun bertanya kepada anak: “Apakah rumah Khalifah yang lebih bagus, ataukah rumah ayahmu?”.

Anak pun menjawab dengan segera: “Ketika Khalifah sedang berada di rumah ayahku, maka rumah ayahku lah yang lebih bagus”.

Kemudian Khalifah pun menunjukkan sebuah cincin yang sangat berharga di jari kelingkingnya. Ia pun kemudian bertanya lagi: “Apakah engkau pernah melihat yang lebih baik dari cincin ini?”.

Sang anak pun menjawab: “Tangan yang mana cincin itu sedang berada padanya (tangan Khalifah), lebih baik daripada cincin tersebut”.

Khalifah pun sangat takjub atas bagusnya jawaban anak itu. Ia pun berkata lagi kepadanya: “Apakah engkau mau menjadi Khalifah setelahku?”.

Anak itu pun menjawab: “Putranya Khalifah lebih pantas daripada diriku, karena ia adalah orang yang memiliki hak atas kekhalifahan. Lagi pula diriku bukanlah termasuk orang-orang yang berkhianat”.

Maka bertambahlah kekaguman sang Khalifah atas jawaban ini yang merupakan tanda akan kecerdasan sang anak dan juga loyalitasnya. Kemudian sang Khalifah pun menoleh kepada ayah daripada anak tersebut dan berkata kepadanya: “Anakmu ini harus memiliki kedudukan yang penting tatkala ia nanti mencapai usia dewasa”.


Kisah HikmahMuthola'ah

Post a Comment for "Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #7: Seorang Anak yang Cerdas"

Artikel Terkini

Kembali ke atas