Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #6: Sang Penggembala dan Serigala

Penggembala dan Serigala Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari …

Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #6: Sang Penggembala dan Serigala
Penggembala dan Serigala

Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari kisah-kisah inspiratif yang memiliki pesan dan hikmah, sehingga dengan adanya pelajaran ini diharapkan santri mampu mengasah kemampuan dalam bercerita dalam bahasa Arab (Story Telling) dan juga mengambil hikmah ataupun pesan yang terkandung di dalam kisah tersebut.

Berikut ini adalah teks muthola'ah dengan Bahasa Arab beserta artinya dari kitab Al-Qiroatu Rasyidah yang mengisahkan tentang seorang penggembala yang berbohong dengan mengatakan bahwa ada serigala yang menyerang binatang ternaknya, lantas apa yang akan terjadi? Yuk simak kisah selengkapnya berikut ini.

الرَّاعِيْ وَالذِّئْبُ

Sang Penggembala dan Serigala


كَانَ وَلَدٌ يَرْعَى غَنَمًا. فَيَخْرُجُ بِهَا كُلَّ يَوْمٍ إِلَى مَرْعًى قَرِيْبٍ مِنْ بَلَدِهِ. لِتَأْكُلَ مِنَ الْعُشْبِ اْلأَخْضَرِ

وَذَاتَ يَوْمٍ أَرَادَ أَنْ يَسْخَرَ مِنْ أَهْلِ الْبَلَدِ. فَصَاحَ بِأَعْلَى صَوْتِهِ: " الذِّئْبَ!! الذِّئْبَ!!". فَخَرَجَ الرِّجَالُ بِعِصِيِّهِمْ لِنَجْدَتِهِ. وَلَكِنَّهُمْ لَمْ يَجِدُوْا شَيْئًا فَعَادُوْا مِنْ حَيْثُ أَتَوْا وَالْوَلَدُ يَضْحَكُ مِنْهُمْ

وَفِى يَوْمِ التَّالِى أَتَى ذِئْبٌ حَقِيْقَةً. فَخَافَ الْوَلَدُ وَ زَعَقَ مَرَّةً أُخْرَى: "الذِّئْبَ!! الذِّئْبَ!!". فَظَنَّ النَّاسُ أَنَّ الْوَلَدَ عَادَ يَسْخَرُ مِنْهُمْ. كَمَا فَعَلَ أَوَّلَ مَرَّةٍ. وَلِذَلِكَ لَمْ يَهْتَمُّوْا لِصِيَاحِهِ. فَفَتَكَ الذِّئْبُ بِعَدَدٍ عَظِيْمٍ مِنَ الْغَنَمِ. وَلَوْ لَا كَذِبُهُ فِى الْمَرَّةِ اْلأُوْلَى لَصَدَّقَهُ النَّاسُ عِنْدَ صِيَاحِهِ فِى الْمَرَّةِ الثَّانِيَةِ. وَجَاءُوْا لِنَجْدَتِهِ


المُفْرَدَاتُ/Kosakata

رَعَى - يَرْعَى : Menggembala
غَنَمٌ : Kambing
مَرْعًى : Padang gembalaan
غُشْبٌ : Rumput
سَخِرَ - يَسْخَرُ مِنْ : Menghina (mempermainkan)
عَصَا ج عِصِيٌّ : Tongkat
نَجْدَةٌ : Pertolongan
ضَحِكَ - يَضْحَكُ : Tertawa
حَقِيْقَةً : Sungguhan/Benaran
ظَنَّ - يَظُنُّ : Mengira
اهْتَمَّ – يَهْتَمُّ : Peduli/memperhatikan
فَتَكَ - يَفْتِكُ : Membunuh/membinasakan
كَذِبٌ × صِدْقٌ : Kebohongan x Kejujuran

Terjemahan:

Dikisahkan bahwasanya ada seorang anak kecil yang menggembala kambing. Setiap hari ia pergi bersama kambing-kambingnya ke tempat gembala yang dekat dari kampungnya, supaya hewan-hewan gembalanya bisa makan rumput yang hijau.

Suatu hari, ia ingin mempermainkan penduduk kampung. Ia pun berteriak dengan sekencang-kencangnya “Serigala!! Serigala!!”. Orang-orang pun berdatangan dengan membawa tongkatnya untuk menolongnya, akan tetapi mereka tak menemukan apa pun, maka kembalilah mereka ke kediaman masing-masing, sedangkan sang anak menertawakan mereka.

Keesokan harinya, datanglah seekor serigala sungguhan. Sang anak pun ketakutan, lantas berteriak kembali: “Serigala.. Serigala..”, tapi orang-orang mengira bahwa anak tersebut kembali mempermainkan mereka seperti yang telah ia lakukan sebelumnya, karena itu mereka tak menghiraukan teriakannya.

Serigala pun membunuh banyak sekali kambing-kambing gembalanya. Andai saja ia tak berbohong pada waktu pertama kali, pasti orang-orang percaya padanya ketika ia berteriak kedua kalinya, dan pasti mereka datang menolongnya.

Pesan moral: Kepercayaan adalah sesuatu yang amat mahal, maka janganlah menghancurkan kepercayaan orang kepada kita dengan berbuat bohong.


Kisah HikmahMuthola'ah

Post a Comment for "Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #6: Sang Penggembala dan Serigala"

Artikel Terkini

Kembali ke atas