Muthola'ah Kelas 5 KMI dan Terjemahannya #6: Sejarah - Bagian 2
Sejarah- Bagian 2 Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami …
![]() |
| Sejarah- Bagian 2 |
Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami sumber-sumber utama ajaran Islam seperti Al-Quran dan Hadits. Dengan mempelajari Mutholaah, kita bisa menggali makna yang lebih dalam dari ajaran agama. Hal ini membuat pemahaman kita tentang Islam menjadi lebih kuat dan menyeluruh.
Dan berikut ini adalah teks Muthola'ah Kelas 5 KMI yang berharakat lengkap beserta terjemahan bagian 6 dengan judul Sejarah - Bagian 2.
التَّارِيخُ (٢)
فِي الْقَرْنِ الرَّابِعِ قَبْلَ الْمِيلَادِ، ظَهَرَ مُؤَرِّخٌ اسْمُهُ تِسْيَاسُ، وَهُوَ طَبِيبٌ فَارِسِيٌّ، كَتَبَ كِتَابًا فِي تَارِيخِ الْفُرْسِ الْقَدِيمِ
وَهُومِيرُسُ وَهِيرُودُتُسُ وَتِسْيَاسُ هُمْ عُمْدَةُ التَّارِيخِ الْقَدِيمِ، وَإِلَيْهِمُ الْمَرْجِعُ فِي تَحْقِيقِ الْحَوَادِثِ التَّارِيخِيَّةِ الْقَدِيمَةِ، فِيمَا عَدَا التَّارِيخَ الْمُقَدَّسَ. وَقَدْ حَذَا حَذْوَ هَؤُلَاءِ كَثِيرُونَ مِمَّنْ جَاءُوا بَعْدَهُمْ، وَفِي جُمْلَتِهِمْ سِبَايتِسُوسُ أَحَدُ كَهَنَةِ الْمِصْرِيِّينَ فِي الْقَرْنِ الثَّالِثِ قَبْلَ الْمِيلَادِ، وَكَتَبَ تَارِيخًا عَنْ مِصْرَ، لَمْ يَصِلْنَا مِنْهُ إِلَّا مَا نَقَلَهُ مُؤَرِّخٌ عِبْرَانِيٌّ عَنْهُ. وَظَهَرَ بَعْدَ هَذَا مِيثُودُرُسُ الصِّقِلِّيُّ نَحْوَ زَمَنِ الْمِيلَادِ، وَشَاعَ عِلْمُ التَّارِيخِ فِي سَائِرِ الْأَقْطَارِ، وَأَقْبَلَ النَّاسُ عَلَى قِرَاءَتِهِ، فَنَشَأَ الْمُؤَرِّخُونَ فِي كُلِّ أُمَّةٍ مِنَ الْأُمَمِ الْمُتَحَضِّرَةِ. وَأَمَّا مَا جَاءَ بِهِ الْقُرْآنُ الْحَكِيمُ مِنَ الْقَصَصِ وَالْأَخْبَارِ، فَلَمْ يَكُنْ إِلَّا آيَاتٍ أَطْلَعَ اللهُ عَلَيْهَا عِبَادَهُ، لِتَكُونَ لَهُمْ هُدًى وَرَحْمَةً، وَعِبْرَةً وَذِكْرَى، لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ
وَقَدْ نَبَغَ فِي التَّارِيخِ مِنَ الْعَرَبِ كَثِيرُونَ، اسْتُقْصِيَ مَا أَلَّفُوهُ بِاللُّغَةِ الْعَرَبِيَّةِ، فَبَلَغَ زُهَاءَ أَلْفٍ وَأَرْبَعِمِائَةِ كِتَابٍ؛ مِنْهَا مَا هُوَ خَاصٌّ بِنَحْوِ بَلْدَةٍ أَوْ فَرْدٍ مِنَ النَّاسِ، وَمِنْهَا مَا هُوَ عَامٌّ، وَأَشْهَرُهَا تَارِيخُ الْمَسْعُودِيِّ، وَتَارِيخُ ابْنِ جَرِيرٍ الطَّبَرِيِّ، وَابْنِ خَلْدُونٍ، وَابْنِ خَلِّكَانَ، وَابْنِ الْأَثِيرِ، وَأَبِي الْفِدَاءِ وَالْمَقْرِيزِيِّ وَغَيْرِهِمْ. وَهَؤُلَاءِ ثِقَاتُ تَارِيخِ الْمُسْلِمِينَ وَعُمْدَةُ مُؤَرِّخِيهِمْ
المُفْرَدَاتُ
مُؤَرِّخٌ : Sejarawanعُمْدَةُ : Pilar utama / tiang penyangga / tokoh kunciالْمَرْجِعُ : Rujukan / referensi utama
تَحْقِيقِ : Verifikasi / pembuktian kebenaran
حَذَا حَذْوَ : Mengikuti jejak / meniru langkah
كَهَنَةِ : Para pendeta / pemuka agama kuno
الصِّقِلِّيُّ : Orang Sisilia (nama wilayah asal tokoh)
وَشَاعَ : Dan tersebar luas / menjadi populer
سَائِرِ الْأَقْطَارِ : Seluruh penjuru negeri / seantero kawasan
وَأَقْبَلَ : Dan mereka berbondong-bondong / sangat antusias
الْمُتَحَضِّرَةِ : Yang berperadaban / yang maju
عِبْرَةً : Pelajaran / iktibar
نَبَغَ : Menonjol / unggul / sangat ahli
اسْتُقْصِيَ : Diteliti secara mendalam / didata secara menyeluruh
زُهَاءَ : Sekitar / kurang lebih
عَامٌّ : Bersifat universal / umum / komprehensif
ثِقَاتُ: Tokoh-tokoh terpercaya / kredibel
Sejarah (2)
Pada abad keempat Sebelum Masehi, muncul seorang sejarawan bernama Ctesias (Tisyas). Ia adalah seorang tabib asal Persia yang menulis sebuah kitab tentang sejarah Persia kuno.Homerus, Herodotus, dan Ctesias merupakan pilar-pilar utama sejarah kuno. Kepada merekalah rujukan dikembalikan dalam memverifikasi peristiwa-peristiwa sejarah kuno, terkecuali untuk sejarah suci (keagamaan). Banyak orang yang datang setelah era mereka mengikuti jejak langkah ketiganya. Di antara mereka adalah Manetho (Sabaytisus), salah seorang pendeta Mesir pada abad ketiga Sebelum Masehi. Ia menulis sejarah tentang Mesir, yang catatannya tidak sampai kepada kita saat ini kecuali apa yang dikutip oleh seorang sejarawan Ibrani darinya. Setelah itu, muncul Diodorus Siculus (Mithudurus As-Siqilli) yang hidup mendekati masa kelahiran Al-Masih (tahun Masehi). Sejak saat itu, ilmu sejarah tersebar luas ke seluruh penjuru negeri dan masyarakat berbondong-bondong untuk membacanya, hingga akhirnya bermunculan para sejarawan di setiap bangsa yang berperadaban maju. Adapun kisah-kisah dan kabar berita yang dibawa oleh Al-Qur'an yang penuh hikmah, tidak lain merupakan tanda-tanda kekuasaan yang diperlihatkan Allah kepada hamba-hamba-Nya agar menjadi petunjuk, rahmat, pelajaran, serta peringatan bagi mereka, dengan harapan mereka mendapat hidayah.
Dalam dunia sejarah, banyak sekali tokoh dari bangsa Arab yang sangat ahli. Tulisan-tulisan yang mereka susun dalam bahasa Arab telah didata secara menyeluruh, hingga jumlahnya mencapai sekitar seribu empat ratus kitab. Di antara kitab-kitab tersebut, ada yang membahas secara khusus mengenai suatu kota atau tokoh tertentu, dan ada pula yang bersifat umum (sejarah universal). Kitab yang paling masyhur di antaranya adalah Sejarah Al-Mas'udi, Sejarah Ibnu Jarir At-Thabari, Ibnu Khaldun, Ibnu Khallikan, Ibnul Atsir, Abu Al-Fida, Al-Maqrizi, dan sejarawan lainnya. Mereka semua adalah tokoh-tokoh terpercaya dalam sejarah umat Islam sekaligus pilar utama bagi para sejarawan muslim.

Post a Comment for "Muthola'ah Kelas 5 KMI dan Terjemahannya #6: Sejarah - Bagian 2"