Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Muthola'ah Kelas 4 KMI Beserta Terjemahnnya #1: Kebangkitan Bahasa

Kebangkitan Bahasa Muthola’ah adalah sebuah metode pembelajaran yang unik di pesantren. Dalam pelajaran ini, kita diajak untuk me…

Muthola'ah Kelas 4 KMI Beserta Terjemahnnya #1: Kebangkitan Bahasa
Kebangkitan Bahasa

Muthola’ah adalah sebuah metode pembelajaran yang unik di pesantren. Dalam pelajaran ini, kita diajak untuk membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab klasik berbahasa Arab. Kitab-kitab ini berisi pengetahuan mendalam tentang ajaran Islam. Melalui Mutholaah, kita belajar menerjemahkan dan menafsirkan teks-teks berbahasa Arab dengan benar.

Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami sumber-sumber utama ajaran Islam seperti Al-Quran dan Hadits. Dengan mempelajari Mutholaah, kita bisa menggali makna yang lebih dalam dari ajaran agama. Hal ini membuat pemahaman kita tentang Islam menjadi lebih kuat dan menyeluruh.

Dan berikut ini adalah teks Muthola'ah Kelas 4 KMI yang berharakat lengkap beserta terjemahan bagian 1 yang menceritakan tentang pentingnya sebuah bahasa dimana kaidah-kaidahnya mulai ditinggalkan pada masa daulah Mamluk.


نَهْضَةُ اللُّغَةِ

لَقَدْ أَتَى عَلَى اللُّغَةِ الْعَرَبِيَّةِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ هَجَرَهَا فِيهِ أَهْلُهَا أَيَّامَ دُوَلِ الْمَمَالِيكِ وَنَسُوا مَا كَانَتْ عَلَيْهِ مِنَ الْفَصَاحَةِ وَالرُّقِيِّ وَالِانْتِشَارِ الْعَظِيمِ فِي كَثِيرٍ مِنَ الْأَقْطَارِ بَيْنَ جَمِيعِ الطَّبَقَاتِ عَظِيمِهَا وَحَقِيرِهَا لِمَا امْتَازَتْ بِهِ مِنَ الرِّقَّةِ وَالسَّعَةِ أَيَّامَ دُوَلِ الْإِسْلَامِ. وَلَقَدْ شَعَرَ الْعَرَبُ بَعْدَ انْتِظَامِ بِلَادِهِمْ فِي هَذَا الْعَصْرِ الْحَدِيثِ بِشِدَّةِ الْحَاجَةِ إِلَى إِحْيَاءِ اللُّغَةِ فَنَشَأَتْ بَيْنَ أَظْهُرِهِمْ نَهْضَةٌ مُبَارَكَةٌ تَنَاوَلَتْ كُلَّ طَبَقَاتِ الْأُمَّةِ فَحَرِيٌّ بِأَبْنَاءِ الْبِلَادِ الْيَوْمَ أَنْ يَعْمَلُوا جُهْدَهُمْ عَلَى بُلُوغِ هَذِهِ الْغَايَةِ فَإِذَا تَكَلَّمْتَ فَلَا تَسْتَعْمِلْ مِنَ الْكَلِمَاتِ إِلَّا مَا يَصِحُّ أَنْ تَكْتُبَهُ وَإِذَا كَتَبْتَ فَلَا تَكْتُبْ إِلَّا الْكَلِمَاتِ الَّتِي تَرَاهَا فِي الْكُتُبِ وَحِينَئِذٍ يَجِبُ عَلَيْكَ إِذَا قَرَأْتَ أَنْ تَضْبِطَ الْكَلِمَاتِ لِأَنَّهَا سَتَأْتِي فِي حَدِيثِكَ مَعَ النَّاسِ وَأَنْ تَتَأَمَّلَ إِلَى رَسْمِهَا لِأَنَّكَ سَتَكْتُبُهَا فِي دُرُوسِكَ أَوْ فِي رَسَائِلِكَ وَأَنْ تَعْلَقَ مَعْنَاهَا وَتَعْرِفَ مَوَاضِعَ اسْتِعْمَالِهَا حَتَّى تَكُونَ مُدَقِّقًا فَالنَّاسُ لَا يَعْرِفُونَ أَنَّكَ تَعَلَّمْتَ إِلَّا إِذَا كُنْتَ مُدَقِّقًا فِي قَوْلِكَ وَكِتَابَتِكَ وَلُغَتُنَا لَا تَحْيَا وَلَا تَزْهُو إِلَّا إِذَا نَهَضْنَا بِهَا عَلَى هَذَا النَّحْوِ فَتَجَنَّبْ لُغَةَ الْعَامَّةِ وَالْتَزِمِ التَّعْبِيرَ بِاللُّغَةِ الصَّحِيحَةِ مَا قَدَرْتَ فَإِذَا قَامَ كُلُّ الْمُتَعَلِّمِينَ بِذَلِكَ كَثُرَ الْمُتَكَلِّمُونَ بِاللُّغَةِ الصَّحِيحَةِ وَإِذَا كَثُرُوا كَثُرَ الْمُقْتَدُونَ بِهِمْ وَعَمَّتِ الْأَلْفَاظُ الصَّحِيحَةُ جَمِيعَ طَبَقَاتِ الْأُمَّةِ وَأَلِفَ النَّاسُ الْأَلْفَاظَ الْعِلْمِيَّةَ فَتَكُونُونَ قَدْ أَدَّيْتُمْ بِذَلِكَ خِدْمَةً لِلُّغَةِ الْإِسْلَامِ


المُفْرَدَاتُ

هَجَرَهَا : Meninggalkannya / menjauhinya
الْفَصَاحَةِ : Kefasihan
الرُّقِيِّ : Kemajuan / peradaban yang tinggi
الْأَقْطَارِ : Wilayah-wilayah / penjuru negeri
حَقِيرِهَا : Rakyat jelata / kalangan bawah
الرِّقَّةِ : Kelembutan / keindahan bahasa
السَّعَةِ : Keluasan / kekayaan kosa kata
أَظْهُرِهِمْ : Di tengah-tengah mereka / di lingkungan mereka
نَهْضَةٌ : Kebangkitan
فَحَرِيٌّ : Maka sudah sepatutnya / sangat layak
بُلُوغِ : Mencapai
الْغَايَةِ : Tujuan akhir / cita-cita
تَضْبِطَ : Menjaga ketepatan bunyi huruf (memberi harokat)
تَعْلَقَ : Memahami dengan melekat / mengingat kuat
مُدَقِّقًا : Orang yang teliti / cermat
تَزْهُو : Megah / bersinar / indah
النَّحْوِ : Cara / jalan
الْعَامَّةِ : Bahasa pasaran / tidak baku
الْمُقْتَدُونَ : Orang-orang yang mengikuti / meneladani
وَعَمَّتِ : Dan merata / tersebar luas
وَأَلِفَ : Dan menjadi terbiasa / akrab


Kebangkitan Bahasa

Sungguh, telah datang suatu masa bagi bahasa Arab di mana para penuturnya meninggalkannya, yaitu pada masa daulah Mamluk. Mereka melupakan kefasihan, kemajuan, dan persebarannya yang luas di berbagai penjuru negeri di antara seluruh lapisan masyarakat—baik kalangan atas maupun rakyat jelata—yang dahulu diraih karena kelembutan dan keluasan bahasanya pada masa daulah Islam.

Setelah situasi negeri mereka kembali teratur pada zaman modern ini, bangsa Arab merasakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk menghidupkan kembali bahasa tersebut. Maka, lahirlah di tengah-tengah mereka sebuah gerakan kebangkitan yang diberkahi, yang menyentuh seluruh lapisan umat. Oleh karena itu, sudah sepatutnya bagi putra-putri negeri saat ini untuk mengerahkan seluruh upaya mereka demi mencapai tujuan tersebut.

Apabila Anda berbicara, janganlah menggunakan kata-kata kecuali yang benar untuk ditulis. Dan apabila Anda menulis, janganlah menulis kecuali kata-kata yang Anda temukan di dalam buku-buku. Pada saat itulah, ketika Anda membaca, Anda wajib menjaga ketepatan bunyi hurufnya (harakat) karena kata-kata tersebut akan digunakan dalam percakapan Anda dengan orang lain. Anda juga harus mencermati bentuk penulisannya karena Anda akan menulisnya kembali dalam pelajaran atau surat-surat Anda, serta memahami maknanya dengan mendalam dan mengetahui penempatan penggunaannya.

Dengan demikian, Anda dapat menjadi orang yang cermat. Sebab, orang-orang tidak akan mengetahui bahwa Anda telah belajar kecuali jika Anda cermat dalam ucapan dan tulisan Anda. Bahasa kita tidak akan hidup dan tidak akan bersinar megah, kecuali jika kita membangkitkannya dengan cara seperti ini.

Maka dari itu, hindarilah bahasa pasaran (tidak baku) dan berkomitmenlah untuk mengekspresikan diri menggunakan bahasa yang benar semampu Anda. Jika seluruh pelajar menerapkan hal tersebut, maka orang yang berbicara dengan bahasa yang benar akan semakin banyak. Ketika jumlah mereka bertambah, semakin banyak pula orang yang meneladani mereka, sehingga kosakata yang benar akan merata di seluruh lapisan umat dan masyarakat menjadi terbiasa dengan istilah-istilah ilmiah. Dengan begitu, Anda semua telah menunaikan khidmah (pengabdian) terhadap bahasa Islam.



Bahasa ArabMuthola'ah

Post a Comment for "Muthola'ah Kelas 4 KMI Beserta Terjemahnnya #1: Kebangkitan Bahasa"

Artikel Terkini

Kembali ke atas