| Nahwu Wadhih #4 |
Fa'il adalah subyek dari kalimat verbal (jumlah fi'liyah) yang dirafa'kan di mana fi'il yang menjadi predikat selalu berada di awal kalimat.
Selengkapnya mengenai pembahasan fa'il ini bisa anda simak pada penjelasan berikut ini yang kami ambil dari kitab nahwu wadhih juz 1.
الأمثلة
١- طار العصفور.
٢- جرى الحصان.
٣- لعب الولد.
٤- يعوم السمك.
٥- يلسع البعوض.
٦- تأكل البنت.
Contoh-contoh:
- Burung itu terbang
- Kuda itu berlari
- Seorang anak bermain
- Ikan itu mengapungg
- Nyamuk itu meenggigit
- Seorang anak perempauan sedang makan.
البحْثُ
الأمثلة السابقة كلها جمل. وكل جملة منها تتكون من فعل واسم، وإذا بحثنا في الأمثلة الثلاثة الأولى نرى أن الذي طار هو العصفور، والذي جرى هو الحصان، والذي لعب هو الولد
فيكون العصفور هو الذي فعل الطيران، والحصان هو الذي فعل الجري، والولد هو الذي فعل اللعب. ولذلك يسمى كل واحد من هذه الأسماء الثلاثة "فاعلا" وكذا يقال في بقية الأمثلة
وإذا نظرنا إلى كل اسم في الأمثلة السابقة، وجدناه مسبوقا بفعل، ووجدنا آخره مرفوعا
Pembahasan
Contoh-contoh di atas semuanya adalah kalimat. Setiap kalimat itu tersusun dari fi'il dan isim. Jika kita membahas 3 contoh pertama, akan kita dapati bahwa yang terbang adalah burung, yang lewat adalah kuda, dan yang bermain adalah seorang anak.
Maka burung adalah yang melakukan pekerjaan terbang, kuda yang melakukan pekerjaan lari, dan dan seorang anak adalah yang melakukan pekerjaan bermain. Setiap isim ini disebut fa'il (predikat) begitupun untuk contoh sisanya.
Jika kita lihat pada contoh di atas, kita mendapati bahwa kalimat tersebut didahului oleh fi'il, dan kita dapati akhir dari kata fa'il nya dirafa'kan (dalam makna sederhananya, didhammahkan).
القواعد
٧- الفاعل: اسم مرفوع تقدمه فعل، ودل على الذي فعل الفعل
Kaidah
Fa'il adalah isim yang dirafa'kan yang didahului oleh kata kerja (fi'il) dan menunjuk kepada yang melakukan perbuatan.
Semoga bermanfaat...
Post a Comment for "Nahwu Wadhih #4: Fa'il Subyek Pada Kalimat Verbal (Jumlah Fi'liyah)"