| Nahwu Wadhih #5 |
Maf'ul bih adalah obyek dari kalimat verbal (jumlah fi'liyah) transitip. status i'rabnya nasab dan harus berupa isim (kata benda) / fiil takwil masdar.
Selengkapnya mengenai pembahasan dari maf'ul bih ini bisa anda simak pada penjelasan berikut ini yang kami ambil dari kitab nahwu wadhih juz 1 karya Ali al-Jarim dan Mustafa Amin. Semoga bermanfaat...
الأمثلة
١- شد التلميذ الحبل
٢- طوت البنت الثوب
٣- أكل الذئب الخروف
٤- يربح السابق جائزة
٥- يصيد الثعلب الدجاجة
٦- يبيع القصاب اللحم
Contoh :
- Murid itu mengikat tali
- Anak perempuan melipat baju
- Serigala memakan domba
- Orang yang lomba memperoleh hadiah
- Rubah berburu ayam
- Tukang daging menjual daging
البحث
كل جملة من الجمل السابقة مركبة من فعل واحد ومن اسمين: الاسم الأول هو الذي سميناه "فاعلا" لأن الفعل صدر عنه، وإذا بحثنا في الأمثلة الثلاثة الأولى، رأينا أن الاسم الثاني في كل مثال وهو: الحبل، الثوب، الخروف، هُوَ الَّذِي وَقَع الفعل عليه. فالفعل هو الشد الذي حصل من التلميذ، وقع على الحبل، والطي الذي فعلته البنت وقع على الثوب، والأكل الذي صدر من الذئب، وقع على الخروف. فالتلميذ، والبنت، والذئب، كل واحد من هذه فاعل. والحبل والثوب، والخروف، كل واحد من هذه وقع عليه الفعل، ويسمى "مفعولا به" ، وكذلك يقال في بقية الأمثلة. وإذا تأملنا أواخر الأَسْماءَ الَّتي تدُلُّ على المفعول به وجدناها منصوبة
Pembahasan:
setiap kalimat pada contoh di atas disusun oleh satu fi'il dan dua isim. Isim yang pertama dinamakan “fa'il” karena perbuatan itu dikerjakan olehnya.
Apabila kita perhatikan pada 3 contoh pertama kita akan lihat bahwa isim yang kedua pada setiap contoh yaitu: “ َالخروف ” َالثوب ، " َالحبل “ adalah yang dikerjakan suatu perbuatan (objek).
Maka kata kerja seperti “mengikat” yang dilakukan oleh murid terjadi terhadap tali, dan melipat yang dilakukan anak perempuan dilakukan terhadap baju, dan makan yang dilakukan oleh serigala dilakukan terhadap domba. Semua ini adalah fa'il.
Dan “ َالخروف ” َالثوب ، " َالحبل “ setiap sesuatu yang terjadi padanya suatu perbuatan dinamakan dengan maf'ul bih (objek). Jika kita perhatikan pada akhir kata maf'ul bih kita akan melihat bahwa ia dinashabkan.
القواعد
٨- المفعول به اسم منصوب وقع عليه فعل الفاعل
Kaidah:
Maf'ul bih (objek) adalah isim yang dinashabkan yang suatu perbuatan terjadi padanya.
Atau, Maf'ul bih adalah obyek dari kalimat verbal (jumlah fi'liyah) transitif.
-----------------------------------------------------------------------
الْمُوازَنَةُ بين الْفاعِلِ والْمَفْعُولِ بهِ
الأمثلة
١- يَجُرُّ الحِصانُ العَجَلَةَ
٢- قَطفَ الْغُلامُ الزَّهْرَةَ
٣- رَبَطتْ فاطِمةُ الْجَدْيَ
٤- يَسْقِي الْفلاَّحُ الزَّرْعَ
٥- قَذفَ اللاَّعِبُ الْكُرَةَ
٦- حبَسَ الشُّرْطيُّ اللِّصَّ
Contoh :
- Kuda menarik roda (semacam gerobak)
- Anak laki-laki memetik bunga
- Fatimah mengikat kambing muda
- Petani menyiram bibit tanaman
- Pemain melemparkan bola
- Polisi mengepung pencuri
النَّتائجُ
عَرفْنا مما مَضى، ونَعْرِفُ مِنْ تَأَمُّلِ الأَمثلةِ السَّابقةِ ما يأْتي
١- أَنَّ كلَّ فاعِلٍ وكلَّ مَفْعُولٍ بهِ اسْمٌ
٢- أَنَّ الْفاعِلَ هوَ الذي صَدَرَ عَنْهُ الْفِعْلُ
٣- أَنَّ الْمفْعُولَ بهِ هُوَ الَّذِي وقع عليه الفعل
٤- أَنَّ الْفَاعِلَ آخِرُهُ مرفوع
٥- أن المفعول به آخِرُهُ مَنْصُوبٌ
Kesimpulan:
Kita tahu dari pembahasan terdahulu dan dari memperhatikan contoh di atas bahwa:- Setiap fa'il dan maf'ul itu adalah isim
- Fa'il adalah yang mengerjakan sutu perbuatan
- Maf'ul bih adalah yang dikenakan suatu perbuatan
- Akhir kata fa'il harus dirafa'kan
- Akhir kata maf'ul bih harus dinashabkan
Post a Comment for "Nahwu Wadhih #5: Maf'ul Bih Obyek dalam Kalimat Verbal Transitif"