Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #4: Rubah dan Kambing Betina

Rubah dan kambing betina Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari …

Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #4: Rubah dan Kambing Betina
Rubah dan kambing betina

Di dalam pelajaran muthola'ah yang biasanya dipelajari di Pondok Pesantren Modern, kita mempelajari kisah-kisah inspiratif yang memiliki pesan dan hikmah, sehingga dengan adanya pelajaran ini diharapkan santri mampu mengasah kemampuan dalam bercerita dalam bahasa Arab (Story Telling) dan juga mengambil hikmah ataupun pesan yang terkandung di dalam kisah tersebut.

Salah satu kisah dari buku Al-Qiroatur Rasyidah karya Abdul Fattah Shobri Bek dan Ali Umar Bek yang mengisahkan tentang seekor kambing yang ditipu oleh rubah. Teksnya berbahasa Arab berharakat lengkap beserta artinya.


الثَعْلَبُ وَالْعَنْزُ

Rubah dan Kambing Betina


عَطِشَ ثَعْلَبٌ . وَ ذَهَبَ إِلَى بِئْرٍ لِيَشْرَبَ فَسَقَطَ فِيهَا . وَ لَمَّا شَرِبَ أَرَادَ الخُرُوْجَ فَلَمْ يَقْدِرْ لِارْتِفَاعِ جِدَارِ الْبِئْرِ . وَ بَعْدَ قَلِيْلٍ أَتَتْ عَنْزٌ لِتَشْرَبَ  مِنْهَا . فَرَأَتِ الثَّعْلَبَ فِيْهَا . فَسَأَلَتْهُ: "هَلْ مَاءُ هَذِهِ البِئْرِ عَذْبٌ 

"فَقَالَ الثَّعْلَبُ: " نَعَمْ، بَلْ هُوَ أَعْذَبُ مَا ذُقْتُ طُوْلَ عُمْري. وَ لِذَلِكَ تَرَيْنَنِيْ بَاقِيًا هُنَا لَا أُرِيْدُ الخُرُوْجَ. تَفَضَّلِيْ اِنْزِلِيْ لِتُشَارِكِيْنِيْ فِيْهِ 

فَاغْتَرَّتِ العَنْزُ بِهَذَا الْكَرَمِ وَ وَثَبَتْ إِلَى دَاخِلِ البِئْرِ. وَ أَخَذَتْ تَشْرَبُ حَتَّى رَوِيَتْ. وَ أَمَّا الثَّعْلَبُ فَوَثَبَ عَلَى ظَهْرِهَا وَ خَرَجَ إِلَى وَجْهِ الأَرْضِ. و بَقِيَتِ الْعَنْزُ حَائِرَةً لَا تَدْرِيْ كَيْفَ تَخْرُجُ. فَطَلَبَتْ إِلَيْهِ أَنْ يَعُوْدَ لِيُسَاعِدَهَا فَقَالَ لَهَا: " أَنَا نَجَوْتُ بِنَفْسِي . وَلَيْسَ لِيْ فَائِدَةٌ فِيْ مُسَاعَدَتِكِ أَيَّتُهَا الجَاهِلَةُ"

فَأَدْرَكَتِ الْعَنْزُ أَنَّهُ خَدَعَهَا . وَنَدِمَتْ عَلَى ذَلِكَ


المُفْرَدَاتُ/Kosakata

عَطِشَ - يَعْطَشُ : haus
بِئْرٌ : sumur
سَقَطَ – يَسْقُطُ : jatuh
جِدَارٌ : dinding
عَذْبٌ : ( air) tawar
ذُقْتُ : saya cicipi
لِتُشَارِكِيْنِيْ : untuk menemaniku
اغْتَرَّ - يَغْتَرُّ : tertipu
وَثَبَ - يَثِبُ : melompat
رَوِيَ - يَرْوَى : kenyang ( minum)
ظَهْرٌ : pundak
حَائِرٌ : kebingungan
نَجَا - يَنْجُوْ : selamat
أَدْرَكَ - يُدْرِكُ : tahu
خَدَعَ - يَخْدَعُ : menipu
نَدِمَ - يَنْدَمُ : menyesal

Terjemahan:

Dikisahkan bahwasanya ada seekor rubah kehausan. Ia pun pergi menuju sebuah sumur untuk minum, tapi ia terjatuh ke dalamnya. Setelah minum, ia ingin keluar darinya, tapi ia tak mampu karena tingginya dinding sumur itu. 

Tak seberapa lama, tiba-tiba datanglah seekor kambing betina untuk minum dari sumur itu. Ia melihat rubah yang ada di dalamnya. Lantas ia pun bertanya: “Apakah airnya tawar?”.

Rubah pun menjawab: “Ia, bahkan ini adalah air paling tawar yang pernah aku rasakan seumur hidupku, karena itulah kamu lihat aku ada di sini tak mau keluar. Silahkan turun untuk menemaniku minum”.

Sang kambing pun tertipu dengan kebaikan ini. Ia pun lantas melompat ke dalam sumur, dan mulai lah ia minum sampai kenyang. Adapun sang rubah, ia lantas melompat ke atas punggung kambing, kemudian keluar ke permukaan. 

Tinggal lah kambing sendirian, kebingungan, tak tahu bagaimana caranya keluar. Ia pun meminta rubah kembali ke dalam, untuk menolongnya. Tapi rubah pun menjawab: “Aku selamat dengan (usahaku) sendiri, dan tak ada faedahnya bagiku untuk menolongmu wahai bodoh!”.

Sekarang paham lah kambing bahwasanya rubah telah menipunya. Ia pun menyesalinya.

Pesan moral: Jangan menzalimi orang lain, dan jangan pula sampai dizalimi. Jangan menipu orang lain, dan jangan lah pula sampai ditipu oleh orang lain.

Kisah HikmahMuthola'ah

Post a Comment for "Terjemah Muthola'ah dari Kitab Al-Qiroatur Rasyidah #4: Rubah dan Kambing Betina"

Artikel Terkini

Kembali ke atas