Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nahwu Wadhih #9: Fi'il Mudhari' Manshub

Nahwu Wadhih #9 Fi'il mudhari' nashab (atau sering disebut fi'il mudhari' manshub) adalah kata kerja sedang/akan …

Nahwu Wadhih #9: Fi'il Mudhari' Manshub
Nahwu Wadhih #9

Fi'il mudhari' nashab (atau sering disebut fi'il mudhari' manshub) adalah kata kerja sedang/akan terjadi (fi'il mudhari') yang mengalami perubahan hukum akhir kata menjadi nashab (tanda bacanya berharakat fathah atau membuang huruf nun) karena didahului oleh huruf nashab (amil nawasib).

Selengkapnya mengenai pembahasan bab fi'il mudhari' manshub ini bisa anda simak pada penjelasan dibawah ini yang bersumber dari kitab nahwu wadhih juz 1.


نصبُ الفعل المضارع

Fi'il Mudhari' Nashab/Manshub


الأمثلة
١- أريد أن أحسنَ السباحة
٢- أرجو أن يعتدلَ الجو
٣- يسرني أن تزورَنا
٤- لن أكذبَ
٥- لن يفوزَ الكسلان
٦- لن أضربَ القط
٧- "إذن تقيمَ عندنا "تجيب بذلك من قال: سأزور مدينتكم
٨- "إذن تربحَ تجارتك "تجيب بذلك من قال: سأكون أمينا
٩- "إذن يفسدَ الهواء "تجيب بذلك من قال: سأغلق النوافذ
١٠- جئت كي أتعلمَ
١١- خرجت كي أتنزَّهَ
١٢- أتعلم كي أخدمَ الوطن

Contoh:

  1. Aku ingin pandai berenang
  2. Aku berharap udara akan sejuk
  3. Aku senang kamu mengunjungiku
  4. Aku tidak akan berbohong
  5. Orang malas tidak akan beruntung
  6. Aku tidak akan memukul kucing
  7. Kalau begitu kamu tinggal bersama kami (jawaban kamu atas orang yang berkata: “Aku akan mengunjungi kotamu”)
  8. Kalau begitu perdaganganmu akan menguntungkan (jawaban kamu atas orang yang berkata: “aku akan memegang amanah”)
  9. Kalau begitu udara akan pengap(jawaban kamu atas orang yang berkata:”aku akan menutp jendela”)
  10. Aku datang untuk belajar.
  11. Aku keluar untuk piknik.
  12. Aku belajar untuk mengabdi pada tanah air.


البحث

يشتمل كل مثال من الأمثلة السابقة على فعل مضارع قبله أحد الأحرف الأربعة: أن، لن، إذن، كي، وإذا تأملت آخر كل مضارع مسبوق بواحد من هذه الأَحرفُ الأربعة في هذه الأمثلة وفي غيرها وجدته منصوبا، ولكنك إذا حذفت هذا الحرف وجدت الفعل مرفوعا.

ومن ذلك يفهم أن هذه الأحرف تنصب الفعل المضارع الذي يأتي بعدها


Pembahasan:

Setiap contoh di atas terdapat fi'il mudhari' yang didahului oleh salah satu dari empat huruf:
اَنْ - لَنْ - اِذَنْ -كَيْ

Jika kita perhatikan akhir dari fi'il mudhari' yang didahului oleh empat huruf ini kita dapati fi'il mudhari itu dinashabkan (dalam makna sederhana, difathahkan).

Akan tetapi jika empat huruf ini dibuang, kita akan dapati fi'il dirafa'kan Dari yang demikian itu dipahami bahwa huruf-huruf ini menashabkan f'il mudhari' yang ada setelahnya.

القواعد

١٣- ينصب الفعل المضارع متى سبقه أحد النواصب الأربعة، وهي: أن، لن، إذن، كي

Kaidah:

Fi'il Mudhari' dinashabkan ketika didahului oleh salah satu dari huruf nashab yang empat yaitu: اَنْ - لَنْ - اِذَنْ -كَيْ

Semoga bermanfaat...

Nahwu

Post a Comment for "Nahwu Wadhih #9: Fi'il Mudhari' Manshub"

Artikel Terkini

Kembali ke atas