Muthola'ah Kelas 5 KMI Beserta Terjemahannya #10: Pemimpin Kami, Nuh
Pemimpin kami, Nuh Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami…
![]() |
| Pemimpin kami, Nuh |
Muthola’ah memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan pesantren. Pelajaran ini membantu kita memahami sumber-sumber utama ajaran Islam seperti Al-Quran dan Hadits. Dengan mempelajari Mutholaah, kita bisa menggali makna yang lebih dalam dari ajaran agama. Hal ini membuat pemahaman kita tentang Islam menjadi lebih kuat dan menyeluruh.
Dan berikut ini adalah teks Muthola'ah Kelas 5 KMI yang berharakat lengkap beserta terjemahan bagian 10 yang bercerita tentang Nabi Nuh 'Alaihi Salam.
سَيِّدُنَا نُوحٌ
وَأُوحِيَ إِلَىٰ نُوحٍ أَنَّهُ لَن يُؤْمِنَ مِن قَوْمِكَ إِلَّا مَن قَدْ آمَنَ فَلَا تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ. وَاصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا وَلَا تُخَاطِبْنِي فِي الَّذِينَ ظَلَمُوا ۚ إِنَّهُم مُّغْرَقُونَ. وَيَصْنَعُ الْفُلْكَ وَكُلَّمَا مَرَّ عَلَيْهِ مَلَأٌ مِّن قَوْمِهِ سَخِرُوا مِنْهُ ۚ قَالَ إِن تَسْخَرُوا مِنَّا فَإِنَّا نَسْخَرُ مِنكُمْ كَمَا تَسْخَرُونَ. فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُّقِيمٌ. حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُ قُلْنَا احْمِلْ فِيهَا مِن كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ وَمَنْ آمَنَ ۚ وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ. وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
وَهِيَ تَجْرِي بِهِمْ فِي مَوْجٍ كَالْجِبَالِ وَنَادَىٰ نُوحٌ ابْنَهُ وَكَانَ فِي مَعْزِلٍ يَا بُنَيَّ ارْكَب مَّعَنَا وَلَا تَكُن مَّعَ الْكَافِرِينَ. قَالَ سَآوِي إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَ ۚ وَحَالِ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ. وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
وَنَادَىٰ نُوحٌ رَّبَّهُ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ابْنِي مِنْ أَهْلِي وَإِنَّ وَعْدَكَ الْحَقُّ وَأَنتَ أَحْكَمُ الْحَاكِمِينَ. قَالَ يَا نُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ ۖ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ ۖ فَلَا تَسْأَلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۖ إِنِّي أَعِظُكَ أَن تَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ. قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُن مِّنَ الْخَاسِرِينَ. قِيلَ يَا نُوحُ اهْبِطْ بِسَلَامٍ مِّنَّا وَبَرَكَاتٍ عَلَيْكَ وَعَلَىٰ أُمَمٍ مِّمَّن مَّعَكَ ۚ وَأُمَمٌ سَنُمَتِّعُهُمْ ثُمَّ يَمَسُّهُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ. تِلْكَ مِنْ أَنبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهَا إِلَيْكَ ۖ مَا كُنتَ تَعْلَمُهَا أَنتَ وَلَا قَوْمُكَ مِن قَبْلِ هَٰذَا ۖ فَاصْبِرْ ۖ إِنَّ الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ
المُفْرَدَاتُ
تَبْتَئِسْ : bersedih / berduka citaالْفُلْكَ : kapal / bahtera
مَلَأٌ : pemuka kaum / golongan elit
سَخِرُوا : mengejek / mencemooh
التَّنُّورُ : oven tradisional / tempat pembakaran (tanda air memancar)
مَجْرَاهَا : tempat berlayar / waktu berlayar
مُرْسَاهَا : tempat berlabuh / waktu berlabuh
مَعْزِلٍ : tempat yang terasing / tempat yang terpisah
يَعْصِمُنِي : melindungi aku / menyelamatkan aku
أَقْلِعِي : tahanlah (hujan) / berhentilah (wahai langit)
Pemimpin Kami, Nuh
Dan diwahyukan kepada Nuh, "Sesungguhnya tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang benar-benar telah beriman, karena itu janganlah engkau bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah kapal itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah engkau bicarakan dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan." Dan mulailah Nuh membuat kapal itu. Setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewatinya, mereka mengejeknya. Nuh berkata, "Jika kamu mengejek kami, sesungguhnya kami pun mengejekmu sebagaimana kamu mengejek kami. Maka kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakannya dan siapa yang akan ditimpa azab yang kekal." Hingga apabila perintah Kami datang dan tanur (tempat pembakaran) telah memancarkan air, Kami berfirman, "Muatlah ke dalam kapal itu dari masing-masing hewan sepasang (jantan dan betina), dan juga keluargamu kecuali orang yang telah terkena ketetapan terdahulu, serta orang-orang yang beriman." Dan ternyata orang-orang yang beriman bersama dengan Nuh hanya sedikit. Dan Nuh berkata, "Naiklah kamu semua ke dalamnya dengan menyebut nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."Dan kapal itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung-gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, ketika anak itu berada di tempat yang terasing, "Wahai anakku, naiklah bersama kami dan janganlah engkau berada bersama orang-orang kafir." Anaknya menjawab, "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air pasang." Nuh berkata, "Tidak ada yang dapat melindungi dari ketetapan Allah pada hari ini, kecuali orang yang dirahmati-Nya." Dan gelombang menyekat di antara keduanya, maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan. Dan difirmankan, "Wahai bumi, telanlah airmu, dan wahai langit, berhentilah (curahan hujanmu)." Dan air pun disurutkan, perintah Allah diselesaikan, dan kapal itu pun terdampar di atas Gunung Judi. Dan dikatakan, "Binasalah orang-orang yang zalim."
Dan Nuh memohon kepada Tuhannya seraya berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji-Mu itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya." Allah berfirman, "Wahai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu, karena perbuatannya sungguh tidak baik. Oleh sebab itu, janganlah engkau memohon kepada-Ku sesuatu yang tidak engkau ketahui hakikatnya. Sesungguhnya Aku menasihatimu agar engkau tidak termasuk orang-orang yang bodoh." Nuh berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang aku tidak mengetahui hakikatnya. Sekiranya Engkau tidak mengampuni dan menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang-orang yang rugi." Difirmankan, "Wahai Nuh, turunlah dengan selamat sejahtera dari Kami dan dipenuhi keberkahan atasmu serta atas umat-umat yang bersamamu. Dan ada pula umat-umat yang Kami beri kesenangan, kemudian mereka akan ditimpa azab yang pedih dari Kami." Itu adalah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu. Tidak pernah engkau mengetahuinya dan tidak pula kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah, sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

Post a Comment for "Muthola'ah Kelas 5 KMI Beserta Terjemahannya #10: Pemimpin Kami, Nuh"