18 May 2012

Keterbatasanpun Perlu Kita Syukuri

·   41

Philippe Croizon
Muro’i El-Barezy, -- Keterbatasan tidak menjadi hambatan bagi seorang pria asal Prancis, Philippe Croizon untuk berprestasi. Croizon yang harus kehilangan tangannya akibat kecelakaan berhasil menyelesaikan tantangan pertamanya berenang diantara lima benua. Croizon yang berenang dari Papua Nugini ke Indonesia bersama perenang jarak jauh Arnaud Chassery dan para perenang lain untuk memberikan semangat.

Dalam menyelesaikan misinya, Croizon menggunakan tangan buatan menyerupai sirip yang terikat di badannya. Ia berhasil menyelesaikan tantangan dalam waktu 7 jam lebih 30 menit untuk tiba di daratan.

Tahun 2010, Croizon menjadi orang tanpa kaki dan lengan pertama yang menyeberangi 34 kilometer terusan diantara Prancis dan Inggris - sebuah penghargaan yang seharusnya hanya bisa didapatkan oleh 900 orang lainnya yang badannya utuh dan atlet renang.

Target menyeberang dengan berenang Croizon selanjutnya adalah teluk yang terkenal dengan ikan hiunya di Aqaba, Yordania sampai ke Mesir pada juni mendatang. Pada bulan juli Croizon akan menyeberangi selat yang ramai dengan perahu layar diantara Gibraltar dan Moroko, dan selat yang dingin sedingin es yang memisahkan Alaska dan Rusia pada bulan agustus.

Sobat, bagaimana dengan kita yang dikaruniai panca indera yang begitu lengkap dan sempurna? Akankah kita berkeluh kesah dikala ditimpa sedikit musibah. Keterbatasan tidak menjadikan kita untuk berhenti berkarya. Dan tentunya Allah tidak tidur dan akan selalu memelihara hamba-hambanya.

Semoga bisa memberi inspirasi dan happy blogging……

Subscribe to this Blog via Email :