Nahwu Wadhih Juz 2 #3: Macam-Macam Mabni (Bina)
Macam-macam mabni Mabni adalah kata dalam bahasa Arab yang keadaan akhir katanya tetap (tidak berubah) meskipun kedudukannya dala…
![]() |
| Macam-macam mabni |
Mabni adalah kata dalam bahasa Arab yang keadaan akhir katanya tetap (tidak berubah) meskipun kedudukannya dalam kalimat berubah.
Secara garis besar, jenis-jenis kata yang dihukumi mabni terbagi menjadi tiga kelompok utama dalam ilmu nahwu: Huruf, Fi'il (Kata Kerja), dan sebagian Isim (Kata Benda).
Selengkapnya mengenai pembahasan macam-macam mabni ini bisa anda simak pada penjelasan diabawah ini yang bersumber dari kitab nahwu wadhih juz 2.
أنواع البناء
الأمثلة
١- كم جوادا في الميدان؟
٢- بكم اشتريت ساعتك؟
٣- كم تعد ولا تفي؟
٤- اعتدل الجو
٥- هل اعتدل الجو؟
٦- الجو قد اعتدل
٧- قف حيث أنت
٨- سر إلى حيث شئت
٩- تقيم حيث يطيب الهواء
١٠- كان أمس شديد الحر
١١- زرت الأهرام أمس
١٢- ذهبت أمس إلى القلعة
Macam-Macam Mabni (Bina)
Contoh-contoh:
- Berapa banyak kuda di lapangan itu?
- Berapa harga jam tanganmu?
- Berapa kali kamu berjanji tetapi tidak kamu tepati?
- Udara itu menjadi sejuk? (tidak panas tidak dingin)
- Apakah udara sejuk?
- Udara itu telah menjadi sejuk
- Berhentilah ditempatmu!
- Berjalanlah (pergilah) sesukamu.
- Engkau tinggal di tempat yang berudara baik
- Kemarin sangat panas
- Aku mengunjungi piramida kemarin
- Aku pergi ke benteng kemarin
البحث
علمنا مما تقدم أن المبني هو ما يلازم آخره حالة واحدة في جميع التراكيب، ونريد هنا أن نعرف الأحوال التي تلازم أواخر المبنيات فنقول:
الكلمات: كم، واعتدل، وحيث، وأمس. في الأمثلة السابقة، كلها مبنية، لأن أواخرها تلازم أحوالا لا تتغير مهما تغيرت التراكيب
فآخر «كمْ» يلازم السكون، ومن أجل ذلك يقال: إنها مبنية على السكون، وآخر «اعتدلَ» يلازم الفتح، ومن أجل ذلك يقال: إنها مبنية على الفتح. وآخر «حيثُ» يلازم الضم، ومن أجل ذلك يقال: إنها مبنية على الضم. وآخر «أمسِ» يلازم الكسر، ومن أجل ذلك يقال: إنها مبنية على الكسر
وإذا بحثنا في أواخر الكلمات المبنية لم نجد حالا أخرى غير هذه الحالات الأربع
وليست هناك قواعد خاصة تعرف بها أحوال أواخر الكلمات المبنية، وإنما المدار في ذلك على النقل من كتب اللغة الموثوق بها
Pembahasan
Kita telah mengetahui dari pembahasan yang lalu bahwa mabni adalah kata yang akhirnya tetap pada satu keadaan di seluruh susunan kalimat. Dan pada pelajaran kali ini, kita ingin mengetahui keadaan-keadaan akhir kata yang mabni tersebut.Perhatikan contoh:
Kata كَمْ - اِعْتَدَلَ - حَيْثُ - أَمْسِ pada contoh sebelumnya, semua kata tersebut adalah mabni. Karena akhir kata-kata tersebut tetap dalam satu keadaan, tidak berubah sekalipun susunan kalimatnya berubah.
Akhir kata كَمْ adalah tetap dengan sukun, oleh karena itu كَمْ dikatakan mabni di atas sukun.
Akhir kata اعْتَدَلَ adalah tetap dengan fathah, oleh karena itu اعْتَدَلَ dikatakan mabni di atas fathah.
Akhir kata حَيْثُ adalah dengan dhommah, oleh karena itu حَيْثُ dikatakan mabni di atas dhommah.
Akhir kata أَمْسِ adalah dengan kasroh, oleh karena itu أَمْسِ dikatakan mabni di atas kasroh.
Dan jika kita teliti pada akhir kata-kata mabni tersebut, tidak kita dapati keadaan lain kecuali empat keadaan (mabni di atas sukun, fathah, dhommah dan kasroh).
Dan disana tidak ada ketentuan khusus untuk mengetahui tentang keadaan akhir kata-kata yang mabni tersebut. Hanya saja referensi untuk mengetahui hal tersebut adalah dengan menukil dari kitab-kitab bahasa yang terpercaya.
Pembahasan pada bab selanjutnya yaitu terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 tentang Macam-Macam I'rob.
Akhir kata أَمْسِ adalah dengan kasroh, oleh karena itu أَمْسِ dikatakan mabni di atas kasroh.
Dan jika kita teliti pada akhir kata-kata mabni tersebut, tidak kita dapati keadaan lain kecuali empat keadaan (mabni di atas sukun, fathah, dhommah dan kasroh).
Dan disana tidak ada ketentuan khusus untuk mengetahui tentang keadaan akhir kata-kata yang mabni tersebut. Hanya saja referensi untuk mengetahui hal tersebut adalah dengan menukil dari kitab-kitab bahasa yang terpercaya.
Pembahasan pada bab selanjutnya yaitu terjemah Nahwu Wadhih Juz 2 tentang Macam-Macam I'rob.
القواعد
٢٩- الأحوال التي تلازم أواخر الكلمات المبنية أربع، وهي السكون والفتح والضم والكسر وتسمى أنواع البناء
٣٠- الكلمات التي يلازم أواخرها السكون أو الفتح أو الضم أو الكسر يقال إنها مبنية على السكون أو الفتح أو الضم أو الكسر
Kaidah
- 29. Keadaan-keadaan yang menetapi akhir kata-kata mabni ada empat, yaitu: sukun, fathah, dhommah, kasroh dan dinamakan anwa'ul bina.
- 30. Kata-kata yang akhirnya tetap dengan sukun/fathah/dhommah/kasroh, dinamakan mabni di atas sukun/fathah/dhommah/kasroh.

Post a Comment for "Nahwu Wadhih Juz 2 #3: Macam-Macam Mabni (Bina)"