Nahwu Wadhih #12: Kana dan Saudaranya Fungsi dan Contohnya dalam Kalimat
Nahwu Wadhih #12 Kana dan saudaranya ( كَانَ وَأَخَوَاتُهَ ا) dalam ilmu nahwu adalah fi'il naqish (kata kerja tidak sempurna…
| Nahwu Wadhih #12 |
Kana dan saudaranya (كَانَ وَأَخَوَاتُهَا) dalam ilmu nahwu adalah fi'il naqish (kata kerja tidak sempurna) yang masuk ke dalam jumlah ismiyyah (kalimat nominal), di mana ia mengubah hukum asalnya dengan merafa'-kan isim (mubtada') sebagai isim kana dan menashobkan khobar sebagai khobar kana.
Kana dan saudaranya Inna dan saudaranya Isim Jar apabila jatuh setelah huruf jar atau menjadi mudaf ilaih atau ikut isim yang jar, Na'at atau kata sifat.
Selengkapnya mengenai pembahasan kana dan saudaranya dapat anda simak pada penjelasan dibawah ini seperti yang terdapat kitab nahwu wadhih juz 1.
كان وأخواتها
Kaana dan Saudaranya
الأمثلة
١- الزحامُ شديدٌ: كان الزحامُ شديدًا
٢- البيتُ نظيفٌ: كان البيتُ نظيفًا
٣- الثوبُ قصيرٌ: صار الثوبُ قصيرًا
٤- البردُ قارسٌ: صار البردُ قارسًا
٥- الخادمُ قويٌّ: ليس الخادمُ قويٌّا
٦- العاملُ نشيطٌ: ليس العاملُ نشيطًا
٧- النهمُ مريضٌ: أصبح النهمُ مريضًا
٨- الجوُ ممطرٌ: أصبح الجوُ ممطرًا
Contoh-contoh:
1. Kemacetan itu parah -- Kemacetan yang telah terjadi itu parah2. Rumah itu bersih -- Rumah itu bersih
3. Baju itu pendek -- Baju itu menjadi pendek
4. rasa dingin itu memuncak -- Rasa dingin menjadi memuncak
5. Pembantu itu kuat -- pembantu itu tidaklah kuat
6. Pekerja itu rajin -- Pekerja itu tidaklah rajin
7. Orang rakus itu sakit -- orang rakus itu sakit pada pagi hari
8. udaranya lembab -- udaranya lembab di pagi hari
٩- العاملُ متعبٌ: أمسى العاملُ متعبًا
١٠- الزهرُ ذابلٌ: أمسى الزهرُ ذابلًا
١١ - الغمامُ كثيفٌ: أضحى الغمامُ كثيفًا
١٢- الشارعُ مزدحمٌ: أضحى الشارعُ مزدحمًا
١٣- المطرُ غزيرٌ: ظل المطرُ غزيرًا
١٤- الغبارُ ثائرٌ: ظل الغبارُ ثائرًا
١٥- المصباحُ متقدٌ: بات المصباحُ متقدًا
١٦- المريضُ متألمٌ: بات المريضُ متألمًا
Contoh-contoh (lanjutan):
9. Pekerja itu kelelahan -- pekerja itu kelehan di sore hari10.Bunga itu layu -- bunga itu layu di sore hari
11.Awan itu tebal -- awan itu tebal di waktu dhuha (sekitar jam 10)
12.Jalanan itu macet -- Jalan itu macet di waktu dhuha
13.Hujannya deras -- hujannya deras di siang hari
14.Debu berterbangan -- debu berterbangan di siang hari
15.Lampu itu menyala -- lampu itu menyala di malam hari
16.Orang sakit itu menderita -- Orang sakit itu menderita di malam hari
البحث
كل مثال في القسم الأول يتألف من مبتدأ وخبر، وهما مرفوعان كما علمت. وإذا نظرت إلى القسم الثاني رأيت الأمثلة عينها بعد أن دخل على كل منها أحد الأفعال: كان، صار، ليس، أصبح، أمسى، أضحى، ظل، بات. وإذا تأملت أواخر الأسماء في هذا القسم، وجدت الاسم الأول مرفوعا في كل الأمثلة، والاسم الثاني منصوبًا في جميعها، وما حدث هذا التغبير إلا من دخول الأفعال المتقدمة، فهذه الأفعال إذًا تدخل على المبتدأ والخبر، فترفع الأول ويسمى اسمها وتنصب الثاني ويسمى خبرها
ويعمل المضارع والأمر من هذه الأفعال عملها، غير أن «ليس» لا يأتي منها مضارع ولا أمر
وإذا تدبرت معاني هذه الأفعال في أمثلتها، وجدت أن «كان» تفيد اتصاف المبتدأ بالخبر في الزمن الماضي، و«صار» تدل على تحول المبتدأ مِنْ حال إلى حال، و«ليس» تفيد النفي، أما أصبح، وأمسى، وأضحى، وظل، وبات، فتفيد توقيت اتصاف المبتدأ بالخبر بالصباح، والمساء، والضحى، والنهار، والليل، على الترتيب
Pembahasan:
Setiap contoh pada bagian pertama (kanan) tersusun dari mubtada' dan khabar. Keduanya dirafa'kan sebagaimana yang kamu ketahui. Apabila kamu lihat bagian kedua (kiri), kamu mendapati contoh contoh itu didahului oleh salah satu dari fi'il-fi'il berikut:كَانَ - صَارَ - لَيْسَ - اَصْبَحَ - اَمْسَى - اَضْحَى - ظَلَّ - بَاتَ
Apabila kamu perhatikan akhir dari isim-isim pada bagian ini, kamu mendapati bahwa isim pertama pada setiap contoh itu dirafa'kan dan isim keduanya dinashabkan seluruhnya. Perubahan ini terjadi tidak lain karena adanya fi'il-fi'il di atas yang masuk atasnya.
Jika fi'il-fi'il ini apabila masuk atas mubtada dan khabar, maka ia merafa'kan (dalam arti sederhana, mendhammahkan) isimnya (mubtada) dan menashabkan (dalam arti sederhana, menashabkan) khabarnya.
Begitupun juga dengan bentuk fi'il mudhari' dan fi'il amar dari fi'il-fi'il tersebut memiliki pengaruh seperti itu kecuali “ لَيْسَ "yang tidak memiliki mudhari' dan amar nya.
Apabila kamu perhatikan makna dari fi'il-fi'il ini, akan kamu dapati bahwa “كان "berfungsi memberi sifat mubtada dengan khabar pada masa yang telah lalu, dan “صار "menunjuki atas perubahan mubtada dari suatu kondisi ke kondisi lain, dan “ليس "berfungsi sebagai penafian, adapun.
berfungsi memberi keterangan waktu mubtada' dengan khabar berturut-turut waktu subuh, waktu sore, waktu dhuha, waktu siang, dan waktu malam.
Begitupun juga dengan bentuk fi'il mudhari' dan fi'il amar dari fi'il-fi'il tersebut memiliki pengaruh seperti itu kecuali “ لَيْسَ "yang tidak memiliki mudhari' dan amar nya.
Apabila kamu perhatikan makna dari fi'il-fi'il ini, akan kamu dapati bahwa “كان "berfungsi memberi sifat mubtada dengan khabar pada masa yang telah lalu, dan “صار "menunjuki atas perubahan mubtada dari suatu kondisi ke kondisi lain, dan “ليس "berfungsi sebagai penafian, adapun.
اَصْبَحَ - اَمْسَى- اضْحَى- ظَلَّ - باَتَ
berfungsi memberi keterangan waktu mubtada' dengan khabar berturut-turut waktu subuh, waktu sore, waktu dhuha, waktu siang, dan waktu malam.
القواعد
١٨- تدخل كان على المبتدأ والخبر، فترفع الأول ويسمى اسمها وتنصب الثاني ويسمى خبرها
١٩- مثل كان فيما تقدم صار، وليس، وأصبح، وأمسى، وأضحى، وظل، وبات، وتسمى هذه الأفعال أخوات كان
٢٠- لكل فعل من هذه الأفعال مضارع وأمر يعملان عمل الماضي إلا «ليس» فلا يأتي منها مضارع ولا أمر
Kaidah:
- Jika كان masuk atas mubtada dan khabar , maka dirafa'akan isim yang pertama (mubtada) dan disebut isim kaana "كان اسم"،dan menashabkan isim yang kedua (khabar) dan disebut khabar kaana “كان خبر"
- Sama seperti kana, fi'il berikut juga memiliki pengaruh tersebut, fi'il itu adalah: [صاَرَ - لَيْسَ - اَصْبَحَ - اَمْسَى- اضْحَى- ظَلَّ - باَتَ] fi'il-fi'il ini disebut dengan saudara-saudara kaana
- Setiap fi'il mudhari' dan amar dari fi'il tersebut memiliki pengaruh seperti fi'il madhinya, kecuali ليس karena tidak punya bentuk mudhari' dan amr nya.
Semoga bermanfaat...
Post a Comment for "Nahwu Wadhih #12: Kana dan Saudaranya Fungsi dan Contohnya dalam Kalimat"