Apa Iya Rumput Tetangga Lebih Hijau Daripada Rumput Sendiri

rumput hijau
image dari sini 
Rumput Tetangga Lebih Hijau Daripada Rumput Sendiri | Mungkin sahabat pernah melihat iklan rokok ditipi yang menceritakan wedus iri sama rumput wedus yang lain karena saking hijaunya, dan si wedus itu merebut rumput milik temannya? Yah itu sebenarnya adalah gambaran dari kehidupan manusia dalam keseharian. Lalu apa sebenarnya makna dari ungkapan ini?

Makna Peribahasa Rumput Tetangga Lebih Hijau Daripada Rumput Sendiri adalah apa yang dimiliki orang lain biasanya akan terlihat lebih baik atau lebih indah daripada apa yang kita miliki. Banyak orang bilang dan tidak sedikit yang yakin kalau rumput tetangga lebih hijau. Mungkin ada diantara kita yang berfikir seperti ini :

  • Ah, alangkah enaknya yah punya mobil, kemana-mana ngga kehujanan, adem didalam mobil yang pake AC-nya.
  • Wah enak banget yah punya rumah besar, tidur pasti nyaman tiap malam, tidak pernah kebocoran.
  • Wih enak banget yah kerjaannya, tidak usah banting tulang dan peras keringat tapi gajinya besar, tidak seperti saya yang tiap hari banting tulang, kepala di kaki, kaki dikepala, tapi gaji ya segini-gini saja.

Dari semua contoh diatas terlihat bahwa ini adalah sudut pandang materi. Semuanya enak karena materi yang dipunya. Lalu apakah memang benar jika rumput tetangg itu lebih hijau dari rumput dihalaman rumah kita? Jawabannya tentu bisa bervariatif, tergantung dari sudut mana kita memandang. Jika kita memandang secara materi seperti contoh diatas saya yakin bahwa pasti rumput-rumput tetangga akan selalu terlihat hijau daripada milik kita. Karena bicara masalah dunia pastilah tidak aka nada habisnya. Atau jangan-jangan kita salah pake kacamata, kacamata hijau misalnya ketika melihat rumput orang lain, sehingga semuanya terlihat hijau. Dan ketika melihat pekarangan sendiri memakai kacamata warna coklat, sehingga terlihat selalu gersang.

Syukur Adalah Intinya

Namun dari akar persoalan yang ada mungkin intinya adalah tentang rasa bersyukur dengan apa yang kita miliki. Bagaimana mengatur diri dan terus mensyukuri apapun yang ada dihadapan kita. Untuk hal ini, tidaklah mudah. Sebagai manusia sering sekali kita lupa untuk bersyukur meskipun dia adalah seorang yang kelihatan sukses dihadapan orang lain. Hal ini lebih kepada hubungan vertikal dibanding hubungan horizontal sesama manusia.

Semuanya Memerlukan Proses

Kesuksesan seseorang itu hanyalah penampakan saja. Teman kita misalnya sudah memiliki harta yang melimpah, rumah bertingkat empat, istri cantik memikat, mobil yang mengkilat-kilat dan sebaginya. Kadang kita hanya melihat keberhasilannya saja. Kita tidak mengindahkan proses dibalik itu dan melompat kepada kesimpulan bahwa dia lebih sukses dan lebih berhasil dari kita. Yang tidak pernah kita tahu mungkin teman kita menabung dan menyicil berat untuk memiliki mobil dan rumah yang dimilikinya

Harta Bukanlah Sebuah Tolak Ukur

Sering kali tolok ukur yang digunakan untuk sebuah kesuksesan adalah materi berupa rumah mewah, mobil mewah, harta, tahta dan lain sebagainya. Seperti sudah diungkapkan diatas bahwa harta tidaklah akan membuat manusia menjadi puas karenanya. Semakin banyak harta yang dimiliki, maka semakin akan merasa kurang. Bagaikan minum air laut, semakin diminum semakin merasa haus. Padahal harta akan dipertanggung jawabkan nanti kelak diakhirat, darimana asalnya dan kemana menghabiskannya. Banyak orang yang bangga korupsi karena tidak berfikir bahwa harta adalah tanggung jawab yang berat nantinya.

Semuanya Tergantung Dari Sudut Pandang

Dari sudut pandang ilmu alam, kenapa rumput tetangga lebih hijau warnanya. Mungkin saja rumput itu dari jenis rumput yang lain. Namun tidak semuanya yang berwana hijau terutama rumput itu indah. Warna hijau memang dominan, namun bukan berarti rumput kita yang lebih pucat menandakan kualitas yang buruk. Pada intinya, mari memandang sesuatu dari banyak sudut pandang sehingga mendapatkan kesimpulan lebih baik. Tidak memandang secara parsial atau sebagian-sebagian saja. Memang benar, rumput kita tidak selalu harus sama hijau dengan tetangga. Tapi yakinlah bahwa rumput kita lebih indah dari rumput tetangga.

Semoga bermanfaat dan happy blogging…..



95 Responses to "Apa Iya Rumput Tetangga Lebih Hijau Daripada Rumput Sendiri"

  1. Sebagai manusia biasa terkadang saya pun berpendapat begitu yah Mas Muroi
    Rumput tetangga lebih hijau alias lebih Ranum dan segar, namun itu hanya hayalan
    Duniawi jika kita larut dan terbawa dengan godaan syetan. yang jelas pasti menyesatkan
    Dan semua itu alangkang Indahnya. nikmati yang ada sebagai rasa Syukur dari
    Allah yang tak terhinnga ini. salam silaturrahmi :)

    ReplyDelete
  2. Barrakahallah saya dapet Pertamax. oh ya Mas rada nyelene setitk hhh :-d
    Ne iku rumpute wes ono nex iku gambar weduse ra ono, piye toiki Mas hhh
    Salam becanda saja. agar semua bisa tersenyum :d sambil ngopi deh Mas (c)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip kang, selamat buat pertamax-nya....

      Delete
    2. Kunjungan Rutin Mas Muroi, selamat menjalankan
      Aktivitas, hati-hati jangan tengak tengok Rumput Tetangga hh :-d

      Delete
    3. trimakasih ya kang atas kunjungannya, selamat beraktifitas juga buat kang Saud Karrysta....

      Delete
    4. Kunjungan rutin Mas Muroi kembali simak yang yang rada hijau
      Tapi hijau dalam segi yang lain. tetap harus terima apa adanya yah Mas :)

      Delete
    5. iya kang, nrima dan bersyukur insa Allah jadi makmur...tapi ya berat juga ya kang :)

      Delete
    6. Yah Mas, dengan mersa bersyukur maka anugrah yang kita dapat jadi
      Inget asal dan usulnya, termasuk pada pasangan rumah tangga kita
      Secantik apapun istri kita, maka akan lebih baik segalanya dari pad
      Istri orang lain yang jelas bukan Mukhrimnya yah Mas. makasih :)

      Delete
  3. Hiihihihihi judul nya unik bnget nih Sobh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob, itu kan sebuah pepatah lama, yang sering kita denger itu

      Delete
  4. Banyak yang seperti itu, dan saya sepakat bahwa syukur adalah intinya ..
    keadaan yang diidamkan dan dilihat dari orang lain yang kelihatannya menyenangkan, belum tentu kondisinya seperti itu, kalau orang Jawa bilang wang sinawang ..: :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mas, seperti kita melihat gnung yang biru menjulang, terlihat indah sepertinya, tapi pas kita dekati ternyata isinya jurang, hutan dan semak belukar

      Delete
  5. peribahasa tersebut hanya untuk seekor kambing sob, hehe. ^_^

    ReplyDelete
  6. kalau hidup tidak didasari dengan senantiasa beryukur, maka pastilah ...semua rumput tetangga bakalan terlihat hijau :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus disiram setiap hari nih mas biar terlihat hijau :D

      Delete
    2. siramnya pake apa yah sob, kalo rumput beneran berarti pake air yah :)

      Delete
  7. bersyukur intinya ya mas, biar rumput sendiri selalu nampak indah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya bener mas, bersyukur membuat hidup kita jadi tenang karena yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik pemberi rizki

      Delete
  8. kita memang harus bersyukur atas apa yang kita miliki

    ReplyDelete
  9. Kenyataanya rumput tetangga sayah ada tulisannya "Ngak boleh di injak" :)
    Ngak nyambung ya mas comment nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah nyambung aja kang yang penting ada kata rumputnya :d

      Delete
  10. Harus bersyukur dgn apa yg kita miliki dong. .

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup bener banget sob, dengan bersyukur maka nikmat kita insaa Allah akan ditambah berllipat-lipat...

      Delete
  11. Biar rumputnya beda
    Yg terpenting keluarga udah ngerasa syukur dan seneng sama apa yg udah di milikin ya mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener mas, kebahagiaan keluarga adalah rumput yang hijau

      Delete
  12. bener banget mas. semua hanya kelihatannya saja. padah sih sama saja ya mas.. semua hanaya enak kelihatannya//

    yang jelas bersyukur itu adalah sikap yang paling benar mas.. dan kita akan merasakan rumput kita jauh lebih hijau dari rumput tetangga hehehehehe

    ReplyDelete
  13. semuanya juga bilangnya gituhh kang, apalagi rumput tetangga itu dapet beli ditoko bunga yang harganya bisa mencapai jutaan..
    makanya walaupun dapet minta dari tetangga, rumput yang saya tanam...rumput jepang loh....sayangnya kucing jadi suka banget pups disitu masa...nyebelin banget kan?!

    ReplyDelete
  14. kalau terus membanding-bandingkan dengan tetangga tentu tak akan ada habisnya, intinya ya bersyukur itu

    ReplyDelete
  15. Tulisan yang sangat menginspirasi pak, intinya kita harus meningkatkan rasa syukur apa yg sudah kita miliki ya pak. Terimakasih sharingnya pak. Salam sukses

    ReplyDelete
  16. met mlm sobat trimakasih banyak dah berbagi info. salam kenal dari blog sebelah semoga kita bisa
    saling berkunjung amiin. ohya ijin Fllow sob kalu ada waktu Fllow balik ya.

    ReplyDelete
  17. Bersyukur atas yang kita miliki sendiri itu sangat baik..

    ReplyDelete
  18. trma aja apa adanya ya mas betul heheh.

    ReplyDelete
  19. begitu ya mas, memang terkadang saya juga berpikir begitu sih hehe

    ReplyDelete
  20. emang gk da puasnya manusia sob. apalagi saya mau ina itu.

    ReplyDelete
  21. korban iklan rokok ni kayakx hehe *bercanda

    benar banget pak., klo dipandang dr sudut duniawi gk ada habisx, justru ini akan menimbulkan sifat tamak n iri. mending syukuri apa yg ada.. *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soal iklan rokok, memang selain yg diiklanin, kata2nya sering bagus2 kok...

      Delete
    2. ya itu jadi daya tarik tersendiri ya mas jadinya

      Delete
  22. Dihalaman rumahku ga Ada rumputnya sebab dicabut terus jadi tetanggaku ga ada yang iri, tapi selalu memandang rumahku yg catnya hijau :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah iya sama. Rumput depan rumah saya juga banyak dibabat sama tukang rumput. Rumput di rumah tetangga malah pada trondol. Jelas. Karena tidak ada rumputttt

      Delete
    2. jadi siapa yang salah tuh :)

      Delete
    3. Aku salah dan yang ga suka rumput :D

      Delete
  23. Kalau memang ternyata rumput tetangga lebih hijau, maka sudah seharusnya kita menempatkan diri kita di posisi tetangga tersebut :)

    ReplyDelete
  24. iklan yang memang kocak, dikiranya rumput beneran, padahal rumput sintetis wkwkwk

    ReplyDelete
  25. belajar bersyukur memang agak susah ya sob, kudu terus menerus dan terus ... :)

    ReplyDelete
  26. syukuri apa yang ada ... hidup adalah anugrah..
    tetap jalani hidup ini..
    melakukan yang terbaik..
    :)

    ReplyDelete
  27. kalau bisa memang bersyukur atas yang diberikan oleh yang diatas ya mas kepada diri kita :)

    ReplyDelete
  28. ganti tampilan nih mas.. jadi lebih menarik

    ReplyDelete
  29. Walau rumput saya lebih botak dari rumput tetangga, syukur merupakan jalan terbaik yangharus di lkukan ya Mas.....

    Salam

    ReplyDelete
  30. Selamat Pagi Mas Muroi, mampir lagi sambil sarapan Pagi
    Sambil lihat Tetangganya Mas Muroi akh yang rada Hijau hhhhh :-d

    ReplyDelete
  31. balik lagi kes rumput tetangganya yang lebih hijau sambil ngasih senyuman paling manis, dan do'a moga kang El selalu bahagia, sehat dan ceria selalu

    ReplyDelete
  32. Rumput tetangga akan terlihat biasa2 saja kalau kita bersukur.tapi terkadang suka penasaran pengen nyoba punya tetangga

    ReplyDelete
  33. betul apa yg disampaiin..semua harus ada di diri kita..maksudnya pengendaliannya.. pelangi memang selalu indah di atas kepala org lain...!

    ReplyDelete
  34. kalo sekarang biar beda..tapi sama sama kerendam ya mas El...rumputnya
    soale musim hujannya....masih belum mau berenti...hehehe :)

    ReplyDelete
  35. Yang paling berpengaruh adalah kita harus bersyukur. Karena dengan bersyukur kita mencoba ikhlas menerima apa ada nya.

    ReplyDelete
  36. Selalu bersyukur atas apa yang kita dapatkan..kayaknya akan mengurangi niat seperti ini mas...

    ReplyDelete
  37. Sependapat sama yang komeng komeng di atas. . Selamat pagi gan

    ReplyDelete
  38. numpang ngopi lagi ah disini...;o)

    ReplyDelete
  39. kalau menurut saya masalah itu tergantung manusianya mas, jika kita dapat meletakan kekurangan dan kelebihan masing masing sebagai wujud kesempurnaan semua tentu lebih hijau rumput sendiri, tapi jika sebaliknya tentu ramban urusannya hehehehe

    ReplyDelete
  40. tapi aku bersyukur sob, karena di halaman rumahku tdk ada rumput... :D
    jadi gak ada yg musti diributkan

    ReplyDelete
  41. Selamat malam sobat.
    Artikelnya sangat bermanfaat sob tentang rumput tetangga ini. Terus terang saya nggak begitu paham tentang rumput tetangga sob. Izin belajar dan menyimak dengan seksama informasi yang dijelaskan dalam artikel diatas. Terimakasih sobatku

    ReplyDelete
  42. pada kenyataannnya banyak pola pikir yang begitu gan, ada baiknya jika disikapi secara positif, agar kita dapat lebih giat lagi dalam bekerja dan beribadah.
    asal jangan ngedumel (menggunjing) nanti malah jadinya dosa...dan fitnah

    ReplyDelete
  43. rumput-rumputan sekarang,padahal ada cabe-cabean,hehe
    benar sekali bang, sifat iri itu memang tidak bisa lepas dari kita,sehingga banyak yang salah arah tujuan,sehingga timbul dengki dan benci antar sesama..

    ReplyDelete
  44. Mampir lagi
    Sambil ngelirik dikit
    Rumput tetangga :)

    ReplyDelete
  45. Sebetulnya apa yang kita punya ( sejelek dan semurah apapun ) justru itu lebih hijau dibanding punya tetangga yang kita tidak tahu persis keberadaanya,( sudah lunas apa belum hihi ) kalau punya kita sendirikan sudah jelas.Dan yang terpenting apapun itu kalau punya sendiri milik pribadi sudah jelas tinggal kita mensyukuri apa yang sudah kita punya,InsyaAlloh walaupun kurang subur dan kita rajin merawatnya pasti akan terlihat lebih hijau dibanding punya tetangga.

    ReplyDelete
  46. sibuk pisan ya kang....
    mo laporan linknya di "Roll"(sidebar Desa, ko' jadi paling bawah ya?...kenapa coba?...dicek ngga ada salah tuh...padahal artikel terakhir akang lebih muda umurnya dari pada dengan artikelnya sakahayang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa coba, rumput tetangga lebih menggiurkan, karena mending tuku sate timbang tuku sukete, healaah..
      hehehehehehe

      Delete
    2. apa tuh mas arti pribahsanya, sukete kan gampang mas nyarinya, tinggal ngarit ning sawah :d

      Delete
  47. Hidup itu "sawang-sinawang"... trgantung sp yg melihat. Dan jangan2 org lain juga melihat kita lbh enak hidupnya.

    Intinya, terima saja, syukuri, dan teruslah memperbaiki diri.

    (*btw, mas ikon smiley-nya kok gbs di klik? apa cuma saya aja ya?)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mas, sudah saya bereskan emo-nya :d :) =p~

      Delete
  48. jiahaha kirain apaan, :d ikutan nyimak gan..
    comment back gan.

    ReplyDelete
  49. kunjungan sore mas. saya ganti blog baru nih blog yang dlu dihapus google
    all-game-software.blogspot.com

    ReplyDelete
  50. memang betul mas kelihatannya rumput tetangga lebih hijau, tapi itu cuma tipu, pas melompat rumputnya palsu hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hhehehe Mang Yono ketipu oleh Rumput Tetangga yah hahha :-d

      Delete
    2. makanya jangan sering plarak plirik nya kang :d

      Delete
  51. Simak lagi Mas Muroi artikel yang keren ini, sekeren Adminya
    Pengunjunga juga keren-keren deh salam sukses buat Rumput
    Tetangga deh, hh artikel ini maksudnya :d

    ReplyDelete
  52. kalau bersyukur mah Insya Allah nikmatnya akan ditambah ya kang...kalau selalu melihat orang lain mah ya dijamin bakalan panas terus :)

    ReplyDelete
  53. kunjungan malam mas.. ditunggu follbacknya,, thanks

    ReplyDelete
  54. Mudah2an..dengan perbedaan sama rumput sebelah
    Kita selalu berbaik sangka aja ya,mas El :)

    ReplyDelete
  55. Wihhhh....super sekali mas, benar tuh...kalau
    Syukur Adalah Intinya yang penting kita tetap bersyukur dengan apa yang kita punya, jikalau kita bersabar suatu saat juga kita bisa punya...

    :)

    ReplyDelete
  56. mungkin itu hanya perasaan individu aja sob . jadi ya kelihatan lebih hijau rumput tetangga daripda rumput sendiri

    ReplyDelete
  57. intinya bersyukur aja dengan yg kita miliki, insya alloh hidup jd lbh tenang dan bahagia

    ReplyDelete
  58. Mantap artikel yang cukup super sekali,
    salam kenal sobat

    ReplyDelete
  59. manusiawi sekali mas,pada umumnya masyarakat disekitar kita masih banyak yang seperti itu.
    sebetulnya kalo kita senantiasa bersyukur dan menrima segala sesuatunya dengan ikhlas,kita tidak termakan dengan kalimat atau pepatah diatas yang cenderung memicu diri pada rasa iri dalam hati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Koment di sini aja akh...

      Setuju dengan pendapat Mas Reo, sangat manusiawi atau lebih kerennya manusia aslinya mmg begitu.. tidak puas dengan yang ada...

      Delete
  60. intinya harus bersyukur dan jangan iri kepada orang lain ya mas

    ReplyDelete
  61. Sipat Bersyukur lebih terhormat di mata Masyarakat
    Lebih-lebih di mata Allah Swt yah Mas Muroi :)

    ReplyDelete
  62. Kembali di topic rumput
    Biarpun teranggaku cemberut
    Aku ga mau ikut

    ReplyDelete
  63. mampir aahhh lihat blog kang muroi....
    artikel yang selalu bermakna sekali

    ReplyDelete
  64. mungkin ada benarnya juga mas peribahasa tersebut. Karena orang lain bisa dijadikan contoh untuk diri kita :)

    ReplyDelete
  65. kalau orang jawa disebutnya "sawang sinawang
    "

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel