Hujan-Hujanan Dahulu, Baru Cari Payung

razia pelajar
Razia para pelajar yang menggunakan kendaraan
Melihat berita ditipi akhir-akhir ini sepertinya ada yang lucu dan membuat senyum-senyum sendiri. betapa tidak, setelah kejadian kecelakaan Dul, anak pemilik Repulik Cinta yaitu Ahmad Dani, tiba-tiba polisi jadi rajin mengadakan razia dan menangkapi para pengendara motor dan mobil yang berseragam sekolah. Alasan utamanya sih karena mereka masih dibawah umur katanya, sehingga mereka tidak diperbolehkan untuk membawa kendaraan. Terlebih lagi setelah diperiksa, mereka tidak membawa kelengkapan berkendara seperti SIM.

Jika kita melihat beberapa waktu lalu sebelum kejadian kecelakaan ini, para pelajar ke sekolah dengan mengendarai kendaraaan sendiri sepertinya sudah menjadi sebuah pemandangan yang lumrah dan umum dimanapun. Di tempat saya sendiri banyak siswa sekolah yang membawa kendaraan sendiri ketika berangkat sekolah dan para polisi juga membiarkannya dengan tidak berbuat apa-apa. Padahal peraturan berkendara kan sudah ada sejak jauh-jauh hari. Entah karena kurang sosialisasi atau apa sehingga peraturan ini masih saja banyak yang melanggar terutama anak-anak sekolah.

Yang menjadi aneh adalah, kenapa razia ini harus menunggu kejadian kecelakaan yang merenggut nyawa manusia. Kenapa tidak sejak dulu peraturan ini dengan tegas diterapkan sehingga tidak semakin bertambahnya korban. Kejadian ini bisa juga kita analogikan juga ketika terjadi pencurian disuatu tempat maka sudah bisa dipastikan poskamling akan menjadi ramai di hari-hari berikutnya oleh para peronda, dimana ketika sebelum-sebelumnya biasanya sepi-sepi saja.

Pepatah sedia payung sebelum hujan sepertinya sudah tidak berlaku. Kebanyakan kita akan menunggu hujan dahulu baru ribut mencari payung. Mencegah lebih baik daripada mengobati entah kemana slogan ini perginya.

Kejadian seperti ini sebaiknya menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga buat kita semua. Betapa sebuah tindakan preventif alias pencegahan itu akan lebih baik daripda menunggu sebuah kejadian yang jelas akan sangat merugikan. Bukankah dari setiap kejadian itu sudah pasti ada hikmah dibaliknya. Dan hikmah itu akan bisa didapat buat siapa-siapa yang mau berfikir tentang semua kejadian dan tentu saja mentadaburinya.

Jadi sebaiknya merazia pengendara kendaraan bermotor yang dibawah umur itu tidak harus menunggu putra Ahmad Dani kecelakaan yang merenggut banyak korban. Menjaga poskamling itu sebaiknya juga tidak harus menunggu ada rumah yang kecurian dan hal-hal yang lain yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini untuk menghindari kerugian yang lebih besar lagi.

Semoga bermanfaat dan happy blogging.....



61 Responses to "Hujan-Hujanan Dahulu, Baru Cari Payung"

  1. tapi itu semua adalah realita pak, mungkin ini suatu teguran juga buat pejabat polisi agar sadar akan tugasnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah ditegur berkali-kali juga nggak sadar kok Mbak, semaput paling...

      Delete
    2. emank tugasnya gimana mbak? bukannya peran ortu juga yah?

      Delete
    3. orang tua itu kang sekolah pertama buat anak-anaknya

      Delete
  2. paling cuma bentar dan tidak berlangsung lama razianya,,,,

    ReplyDelete
  3. iya sih.. mungkin kalo kagak ada kejadian anaknya ahmad dhani kagak bakal bergerak tuh hati polisi :d

    ReplyDelete
    Replies
    1. sudah bergerak sih sob, tapi gara-gara kejadian ini mungkin bisa lebih giat lagi menegakkan disiplinnya

      Delete
  4. kata polisi.. wah kebetulan nih ada kejadian begini... jadi ada tambahan buat uang saku, lumayan buat beli rokok :d

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf yah, yang ngomong mang Yono tuh bukan saya :d

      Delete
  5. harusnya Perda harus bikin aturan "jangan pake kendaraan pribadi" ketika berangkat sekolah, suruh pake angkot semua heiheeheh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak ada perdapun sebenarnya peraturan ini sudah ada kok, cuma mungkin penerapannya yang belum maksimal saja...

      Delete
  6. kalo gak ada kejadian gitu mereka lupa
    jadi sekarang pada sibuk razia [-(

    ReplyDelete
  7. yah begitulah, jika belum ada masalah tidak akan bertindak.

    ReplyDelete
  8. kalau ga gitu bukan Indonesia namanya mungkin...hehe
    kapan kita semua mulai dari pemerintah rakyat dll mau belajar ya kang....karena kejadian seperti ini tu dari dulu terus berulang dan ga pernah berubah, masuk berulang kali ke lubang yang sama,

    ReplyDelete
    Replies
    1. padahal sebaiknya kita tidak boleh terperosok kedalam lubang yang sama ya kang..yah semoga kedepannya lebih baik lagi...

      Delete
  9. ngomongin polisi mah bikin berburuk sangka mulu
    kayaknya mereka paling rajin kalo disuruh razia...

    ReplyDelete
    Replies
    1. berburuk sangka itu kan ngga boleh ya mas, tapi ya tidak semua aparat penegak hukum seperti itu juga sih..masih ada yang baik

      Delete
    2. ga boleh sih, tapi kenyataannya susah untuk tidak menggeneralisir masalah. padahal pernah ngalaming sendiri waktu sekolah. perasaan baik baik saja ga pernah nakal, tapi kalo ketemu orang trus bilang anak stm, pasti komennya suka tawuran ya..?
      haha siyal...

      Delete
    3. nah loh, berarti memang bener yah, di duga yang ngga-ngga kayanya kan ngga enak mas :d

      Delete
  10. Monggo deh kalo mau ngadain razia ... asal jangan yang bener di salah-salahin ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. kita kan ga boleh takut sama razia mas, asal kita bener aja :)

      Delete
  11. haha biasa lah mas.. istilah yang mas pake sangat bener banget.. "Ujan-Ujanan dulu baru cari payung"... hahahaha.

    para polisi tidak memakai istilah "sedia payung sebelum hujan" hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya memang gitu sih kenyataannya, bukan sama aparat penegak hukum saja mas, semua kejadian juga hampir sama...

      Delete
    2. berarti intelijen ala suharto memang diperlukan ya, om
      biar ketangkep duluan sebelum bomnya meledak...

      Delete
    3. hal seperti itu kadang diperlukan juga om, pada situasi-situasi tertentu

      Delete
  12. yaaah, memang begitu keadaannya. tunggu ada kejadian dulu, bru bertindak...
    -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan ada istilah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali sob :)

      Delete
  13. lah, itulah indonesia yang sesungguhnya Pak El..

    ReplyDelete
  14. (h)
    nice infoh kang, hehe. makin rame saja ne blog nya, kumaha damang kang?

    (h)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah pangestu kang...trimakasih sudah berkunjung ya kang...

      Delete
  15. arek cilik2 ra oleh naik sepeda motor mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, tapi masalahe arek cilik2 sing njaluk motor mas :d

      Delete
  16. slmat siang kang. Kyknya lgi musim polisi cari uang buat beli kopi sma rokok hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. siang mas, iya nih mas, tapi semoga niatnya tulus karena ingin menegakkan peraturan ya mas, biar tertib

      Delete
  17. kenapa baru sekarang diberlakukan ya kang, padahal saya juga turut prihatin sejak lama. sebelum semua itu terjadi, anak-anak belum cukup umur banyak sekali yang mengendarai kendaraan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya kang, biasanya kalo ada kejadian sesuatu ya baru deh sibuk, semoga bisa dirubah yah....

      Delete
  18. ko akang jadi aneh sih....bukannya sudah jadi trademark dan kekerenan tersendiri bagi negeri ini kalau kelakuan yang begitu itu ya...begitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang, yang sadar kan malah jadi aneh, soalnya sudah kebiasaan seperti itu sih :d

      Delete
  19. bukan hanya pemerintah, kelakuan seperti itu kang.. bahkan kelakuan kita semua, sbgai contoh : kenapa digalakan lagi ronda setelah ada yang kecurian? betul apa betul :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener kang, seperti saya jelaskan diatas juga seperti itu, kadang orang ronda kalo sudah ada kejadian kemalingan :)

      Delete
  20. sedia payung sebelum hujan biasanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu yang bener mas, pencegahan lebih baik daripada sudah terlanjur kejadian...

      Delete
  21. Biasanya akan ada yang memberikan pembelaan "Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali"..
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob, biasanya memang seperti itu, pembelaan yang sudah kepepet :d

      Delete
  22. biasanya nih mas , hangat hangat kuku,
    kalau sudah beberapa bulan , merazia atau ketatnya razia tidak seperti saat kejadian,
    sama halnya dengan kasus teroris

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah kadang-kadang gitu sih mas, kita juga kadang seperti itu :d

      Delete
  23. Jangan dikritik terus ah ... mari berikan apresiasi untuk bapak-bapak ini .. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mas bener, kita support saja semoga kinerjanya lebih baik lagi

      Delete
  24. iya semenjak terjadi kasus itu juga mendadak diberlakukan aturan jam malam bagi anak di bawah umur, lha bukan harusnya dari dulu to

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya itulah kita seperti itu sob, seperti sudah dijelaskan diatas

      Delete
  25. Sudah umum mungkin di Indonesia, cuma pawang hujan nikahan aja yang bener2 sedia payung. hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...iya juga sob, tapi pawang biasanya cuma pake sapu lidi sob :d

      Delete
  26. polisinya sendiri sekarang sibuk cari payung sendiri mas setelah banyak anggotanya yang jadi sasaran tembak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih mas, lagi banyak masalah, kita doakan saja semoga masih bisa mengayomi rakyat Indonesia

      Delete
  27. hujan2an dulu baru cari payung, udh ketemu payungnya, eh ujannya reda... haha :D

    itu udah ciri khas sob...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha...berarti cuma sebentar tuh alias anget-anget kuku

      Delete
  28. di indonesia emang udah gak aneh, kalo udah ada kejadian yang gak enak aja baru dateng peraturan2 baru

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya daripada engga sama sekali kan, jadi lumayanlah :d

      Delete
  29. setelah ada kejadian, baru rame yang razia haha
    template baru keren sob :D

    ReplyDelete
  30. Emang udah begitu ...apa harus selalu begitu ya mas El...
    Menunggu kejadian dan jatuh korban...baru ada tindakan..
    Semoga peristiwa kemarin...udah buat yg terakhir...deh..

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel