9 May 2013

Knalpot Racing

Knalpot Racing
Knalpot Racing | Tulisan ini bukan untuk men-judge para pengguna knalpot racing, tapi hanya sekedar pengingat diri saya sendiri, semoga tidak nek-neko buat kendaraan sendiri. Knalpot racing buat sebagian pengguna kendaraan bermotor,baik roda dua ataupun empat adalah mempunyai nilai sensasi tersendiri. Baik itu dari performa atau penampilan secara fisik kendaraan bermotor ataupun mungkin mesin itu sendiri.

Nah kadang-kadang saking bangganya dengan menggunakan knalpot racing ini, kadang-kadang dengan disengaja meraung-raungkan kendarannya seakan dunia hanya milik sendiri saja. Orang lain dianggap tidak punya kuping alias budeg.

Kebetulan saya tinggal dekat dengan jalan yang cukup ramai dilalui kendaraan bermotor. Walaupun di jalan kampung, tapi jalan ini cukup ramai dilalui kendaraan bermotor. Hampir tiap detik dan menit ada saja motor yang lewat. Tapi yang bikin sewot bin jengkel, suara bising dari knalpot racing itu yang meraung memekakan telinga. Anak saya yang masih balita jarang tidur nyeyak di siang hari karena suara bising tadi.

Mau marah, marah sama siapa. Toh itu hak mereka untuk memakai kendaraan sendiri dan melewati jalan raya. Tapi ya seyogyanya sadar diri bahwa itu semua sangat menggangu ketertiban dan kenyamanan orang lain. Dan memakai knalpot racing sebenarnya bukan masalah kalo dipakai di jalan raya alias jalan besar, masalahnya ini kan di jalan kampung yang notabene adem ayem. Ya kalo ada knalpot bising seperti itu, dari ujung jalan ke ujung lain pasti kedengaran toh.

Sebenarnya ada sih peraturan kepolisian mengenai atribut motor yang mengganggu ini. Tapi ya itu tadi, belum jelas tolak ukurnya. Apa karena dilihat dari kebisingannya saja atau yang lainnya. Masalah knalpotpun tidak secar detail mengenai tidak diperbolehkannya.
Coba simak bunyi Undang-undang no.22 tahun 2009 pasal 58 :

" Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas"

Dan berikut penjelasan yang terdapat dibawah pasal 58 tersebut:

"Yang dimaksud dengan “perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas” adalah pemasangan peralatan, perlengkapan, atau benda lain pada Kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan lalu lintas, antara lain pemasangan bumper tanduk dan lampu menyilaukan."

Tuh kan, mana ada bunyi knalpot racing akan di razia oleh kepolisian disitu, tidak ada. Tapi terlepas dari adanya peraturan ataupun tidak ada, yang jelas bagi pengguna knalpot racing yang bising hendaknya memperhatikan lingkungan sekitar dimana ia biasa menggunakan kendaraannya. Seperti saya yang tinggal di kampung otomatis akan merasa sangat terganggu dengan kebisingan suara dan knalpot ini.

Dirazia ataupun tidak, tapi hati nurani yang bicara. Semoga bermanfaat dan happy blogging….