17 Apr 2013

Judule Nyeleneh

·   85

melamun
Nyeleneh | Pembahasan kali ini mungkin lumayan agak berat. Tapi ngga apa-apa, buat yang merasa boring mending langsung cabut saja, tapi komentar dulu hehe…. Sobat Muro’i El-Barezy, ada sebuah pepatah arab yang cukup terkenal dan sepertinya cukup menarik untuk dibahas. Mungkin ada sobat blogger yang sudah pernah mendengarnya. Bunyi pepatah itu kurang lebih adalah ” Bul ‘alaa zamzam Fatu’raf”.  Yang artinya “ Kencingilah sumur Zamzam, maka kamu akan terkenal”. Istilah ini untuk menunjukan seseorang yang mencari ketenaran dengan melakukan sesuatu yang aneh-aneh, atau dalam istilah lain juga disebut sebagai “Khoariqul Adat” yang artinya diluar dari kebiasaan.

Siapa yang tak kenal sumur zamzam di Arab Saudi, sumur yang airnya setiap tahun menjadi oleh-oleh khas orang Islam yang menunaikan ibadah haji. Sumur yang dipercaya mempunyai khasiat dan kandungan yang luar biasa. Dan semua orang yang pernah melaksanakan haji percaya dengan sumur Zamzam ini.

Kenapa di istilahkan mengencingi sumur Zamzam? Karena bisa dipastikan jika seseorang berani mengencingi sumur zamzam, maka dia pasti akan menjadi trending topik dunia, karena aksi gilanya tersebut. Aksi yang aneh dan akan membuat dia diberitakan oleh berbagai media di dunia, dan dia akan berurusan dengan pihak berwenang di Arab Saudi dan tentunya umat islam seluruh duniapun akan berdemo dan memprotes perbuatannya. Jadi kemungkinan tidak hanya terkenal di Arab sana, tapi seantero jagat raya akan melihat aksi gilanya. Masalahnya siapa yang mau berbuat gila seperti itu?

Okelah ini hanya sebuah istilah atau pepatah saja, namun fenomena ini sepertinya saat ini ada dan mungkin banyak disekitar kita. Banyak orang yang suka melakukan hal-hal yang aneh dengan tujuan menarik perhatian publik. Dia juga cenderung melawan logika dan kebiasaan  umum masyarakat. Sesuatu yang tidak biasa, yang tidak wajar, dan tidak pantas di ucapkan, dipakai dan dilakukan, dia akan ucapkan, pakai dan lakukan. Karena targetnya memancing perhatian publik. Dia hanya berfikir, yang penting dia terkenal, titik.

Dalam era modern, ada banyak orang yang melakukan hal-hal yang aneh, yang tidak biasa baik itu aneh- aneh dalam hal yang negative atupun yang postif. Masih segar dalam ingat apa yang diperbuat oleh Briptu Norman walaupun mungkin tanpa sengaja, tapi akhirnya seantero Indonesia mengenal sosoknya.

Contoh lain mungkin yang masih hangat kasus Eyang Subur, siapa yang saat ini tidak kenal dengan sosok yang satu ini, hampir semua media baik cetak maupun elektronik membuat berita sosok yang menghebohkan ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri sudah menginvestigasi dan setidaknya menemukan tiga kesalahan Eyang Subur yaitu : Memiliki istri lebih dari empat, menikahi saudara kandung istri dan yang terakhir adalah praktek perdukunan dan peramalan.

Dan ini astagfirullah. Orang tua, pendidik, lembaga pendidikan dan semua Muslim khususnya di Kabupaten Toli Toli patut prihatin dengan kelakuan sekelompok pelajarnya. Apa yang mereka perbuat baru-baru ini sungguh keterlaluan. Tanpa menutup aurat dengan baik, mereka memperagakan shalat. Parahnya, di tengah-tengah shalat didengarkan iringan musik barat. Lalu mereka pun berjoget di tengah shalat mengikuti iringan musik tersebut.

Selain beredar di Youtube, video pelajar berkaos "SMA Negeri 2 Toli Toli" melecehkan shalat itu juga beredar di facebook dan menuai beragam komentar negatif. Lepas dari niat bercanda atau main-main, melecehkan shalat tidak dapat dibenarkan.

Dua contoh yang terakhir ini sudah melakukan praktek “mengencingi sumur Zamzam” dalam pengertian seperti pepatah yang aslinya. Entah itu motifnya sengaja atau tidak yang jelas mungkin ada niatan mereka untuk mendadak terkenal dengan cara yang tidak di benarkan.

Atau bisa juga dapat dicontohkan seorang pejabat publik yang merakyat, yang tidak kaku dengan urusan protokoler, yang mengendarai sendiri kendaraannya, yang tidak mau mengambil gajinya sebagai Gubernur, yang tidurnya beralas tikar atau karpet semata, yang hidupnya sangat sederhana, sebagaimana yang dilakukan sosok Ust. Ahmad Heryawan, Dahlan Iskan dan masih banyak yang lainnya, yang pastinya akan dianggap aneh alias nyeleneh. Dan mereka sudah melakukan praktek “mengencingi sumur zamzam” dalam pengertian positif.

Sobat Muro’i El-Barezy, banyak jalan menuju Roma. Begitu juga banyak jalan agar kita di kenal publik yang tentunya dengan hal yang positif. Semoga kita mampu “mengencingi sumur zamzam” dalam pengertian yang positif pula, yang memberi inspirasi bagi terciptanya perubahan nilai dan kebiasaan bangsa kita yang saat ini perlu sosok tauladan dan dijadikan panutan.

Semoga bermanfaat dan happy blogging…..



Subscribe to this Blog via Email :