28 Feb 2013

Pamali

·   57

pamali
Gambar dari Google
Pamali | Sobat Muro’i El-Barezy, di jaman yang sudah modern sekarang ini , kata kata ini masih sering kita dengar dari sebagian orang tua kita, kakek atau nenek. Kata itu adalah PAMALI, kata orang jawa biasa menyebutnya pemali, beda E sama A saja. Sewaktu kecil dulu, saya juga sering mendengarnya dari kakek atau nenek.

Sebenarnya ungkapan ini adalah ungkapan bijak orang tua kita untuk melarang tapi diembel-embeli dengan ancaman atau sebab dari perbuatan tersebut yang kadang kadang tidak ada korelasinya sedikitpun dan bahkan tidak masuk akal. Pantangan dengan menyebutkan pamali biasanya agar anak-anak merasa takut dan menurut saja.

Sebagai contoh sederhana adalah larangan kita duduk depan pintu. Larangan ini diartikan nantinya bisa sulit mendapat jodoh atau nanti ada mahluk yang lewat dan kita bisa sakit. Nah loh..apa memang demikian, ga ada hubungannya kan duduk depan pintu sama jodoh. Karena jodoh itu adalah ketentuan yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu Wata’ala. Tapi kalo dipikir secara nalar, kenapa kita di larang duduk di depan pintu, yak arena sudah jelas kan, pintu itu adalah tempat lalu lalang alias keluar masuknya orang. Nah kalau kita duduk di depan pintu, ya jelas akan mengganggu. Kalau hubungannya sama jauh dari jodoh ya mungkin kalo ada cowo yang kebetulan lewat pas ada cewe depan pintu mungkin akan mikirnya tuh cewe satpam kali yah makanya ngga di taksir hehe…

Contoh lagi adalah larangan berpindah tempat pada waktu makan, karena kelak berakibat akan mendapat ibu tiri. Terkecuali pindah pada posisi yang lebih bagus misalnya semula makannya dilantai, kemudian pindah kemeja makan yang semestinya, kalau itu yang dilakukan kelak akan cepat mendapat pekerjaan yang lebih baik. Tuh ..apa hubunganya pindah makan dengan posisi kerja yah…saya rasa tidak ada hubungnnya sama sekali. Kalo pindah posisi makan memang itu kan kurang baik, apalagi ketika kita sedang  makan bersama, tidak sopan rasanya berbuat demikian.

Masih banyak ratusan pamali lagi yang tidak mungkin bisa di contohkan di sini. Namun seiring perkembangan jaman, kata-kata ini sudah mulai pudar dan bahkan semakin sedikit yang mempercayainya, termasuk saya mugkin juga demikian. Berfikir rasional adalah lebih baik. Pamali adalah sebuah larangan agar bisa dituruti perkataanya. Buat para orang tua mungkin lebih baik ketika melarang anak-anaknya bisa memberikan alasan yang tepat kenapa tidak boleh. Dalam istilah agama pamali ini adalah thiyarah dan ini dilarang untuk mempercayainya. Silakan bisa mencari referensinya sendiri, kalo saya menjelaskan takut salah hehe…

Gimana sob, masih percaya sama pamali? Maaf yah buat sobat yang tidak setuju dengan pendapat saya. Peace and smile..Semoga bermanfaat dan happy blogging…



Subscribe to this Blog via Email :