14 Oct 2012

Tidak Selamanya Orang Bodoh Itu Gagal

Tidak Selamanya Orang Bodoh Itu GagalAssalamu ‘alaikum sobat Muro’i El-Barezy. Ketika kita masih duduk di bangku sekolah, entah itu Sekolah Menengah Pertama atau Sekolah Menengah Atas, bahkan mungkin di bangku perkuliahan, kita mempunyai banyak teman dengan berbagai tipe dan kecerdasan masing-masing. Kita sering kagum dengan teman kita yang selalu menjadi bintang kelas kala itu. Dan kita mungkin terlintas fikiran bahwa ia akan menjadi orang sukses kelak. Padahal belum tentu kan?

Dan tidak sedikit diantara teman-teman kita yang juga  tidak menonjol di kelasnya, mungkin bisa dibilang bodoh dan mempunyai banyak kekurangan. Tapi betapa kagetnya ketika beberapa tahun kemudian kita mendengar teman kita yang dikelasnya biasa-biasa saja ternyata menjadi orang sukses, entah itu menjadi pejabat, pebisnis, atau yang lainnya.

Sobat Muro’i El-Barezy, ini sebenarnya menunjukkan betapa IQ itu bukanlah hal yang menentukan sukses atau tidaknya seseorang kelak. Ada hal lain yang bisa mendorong seseorang untuk sukses karena seseorang memiliki beberapa kecerdasan seperti teorinya Howard Gardner. Percaya atau tidak inilah beberapa orang sukses yang di awali dengan cemoohan karena kekurangannya, mengalami kegagalan berkali-kali namun akhirnya menjadi orang sukses.


Adam Khoo
Adam Khoo 
Dia orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV.

Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas empat SD, Ia dikeluarkan dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya, ia bisa masuk ke SMP terburuk di Singapura. Begitu terpuruknya prestasi akademisnya, tapi lama kelamaan membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis.


Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta.

Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun,Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam. 

Albert Enstein
Albert Enstein
Siapa yang belum tahu Albert Einstein? Dialah Ilmuwan terkenal abad 20 yang terkenal dengan teori relativitasnya. 
Dia juga salah satu peraih Nobel. Siapa sangka dia adalah seorang anak yang terlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. 

Waktu kecil dia juga suka lalai dengan pelajaran. Namun siapa sangka juga bahwa ia akan menjadi seorang ilmuan yang luar biasa memberikan andil besar pada dunia ilmu pengetahuan. Dan sampai saat ini ia dikenal sebagai ilmuan besar atas hasil karyanya.


Aristotle Onassis
Aristotle Onassis
Di sekolah, ia bodoh dan suka mencari perkara, mengikuti contoh banyak orang kaya. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering menduduki ranking terbawah di kelasnya. Salah seorang gurunya berkata:

Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru guru dan keluarganya berputus asa. Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses secara gilang-gemilang. Walaupun raportnya di sekolah jauh dari bagus, bakatnya untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Akhirnya dia menjadi seorang milyuner pada zamannya.

Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas tersebut,

Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.
Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, " anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia."

Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu penemu terbesar di dunia. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.

Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya! Ya, Nancy Edison, ibu dariThomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. 

Ludwig Van Beethoven
Ludwig Van Beethoven
Jika sobat mengenal seorang wanita yang sedang hamil, yang telah mempunyai 8 anak, tiga diantaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental dan wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankannya untuk menggugurkan kandungannya? Jika sobat menjawab ya, maka sobat baru saja membunuh salah satu komponis masyur dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu tersebut adalah Ludwig Van Beethoven.

Ketika Beethoven berumur di ujung dua puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak, tapi akhirnya ia menjadi Komponis yang terkenal dengan karya 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi.

Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg
Yang satu ini dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri. Bagaimana tidak, dimulai dari sebuah situs penghubung mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang menyukainya, dengan nekat ia mengikuti jejak seniornya, Bill Gates, DO dari Harvard ia bertekad untuk mengembangkan situs tersebut dan menjadi Facebook yang kita kenal sekarang.

Tahukah sobat? Mark pernah menolak tawaran Friendster yang ingin membeli Facebook 10 juta US$, artinya sekitar Rp. 9,500,000,000 (kurs Rp. 9,500), tawaran dari viacom 750 juta dolar (Rp. 7,125,000,000,000) dan yang paling mengagetkan tawaran dari yahoo satu miliar dolar (Rp. 9,500,000,000,000).

Demikian beberapa orang sukses yang dimulai dari kegagalan dan beberapa diantara mereka di cemooh karena kekurangannya. Semoga bisa memberi motifasi dan inspirasi agar tetap semangat. Semoga bermanfaat dan happy blogging...