Ingat Waktu Kecil, Ingat Permainan Tradisional

permainan tradisional
Assalamu ‘alaikum sobat Muro’i El-Barezy, semoga sukses selalu hari ini. Amin. Jika mengingat masa kecil dikampung dulu, jadi teringat permainan tradisional yang mungkin saat ini sudah tergerus oleh teknologi informasi yang semakin maju. Mungkin anak-anak jaman sekarang jarang memainkan jenis-jenis permainan ini. Sobat mungkin ada yang ingat permainan bentengan, gobak sodor atau petak umpet kan? Permainan ini dulu banyak dimainkan oleh anak-anak, terutama di kampung karena belum ada permainan modern seperti sekarang ini. Nah berikut penjelasan permainan tersebut :

permainan bentengPermainan Benteng, adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing – masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing – masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’.
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih ‘benteng’ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan ‘menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi ‘penawan’ dan yang ‘tertawan’ ditentukan dari waktu terakhir saat si ‘penawan’ atau ‘tertawan’ menyentuh ‘benteng’ mereka masing – masing.
Ada pengalaman yang menarik yang sampai saat ini masih teringat. Ketika dulu ikut main bentengan, saking semangatnya lari sampai akhirnya jatuh sakit. Dan dalam sakit itu masih sempat ngigau, Mengigaunyapun lari sampai dikejar-kejar ga kena hehe….

Dor Tap, Dor Tap merupakan permainan yang mirip dengan Petak Umpet namun dimainkan oleh 2 kelompok. Kelompok yang lebih dulu berhasil menyebut nama lawan yang bersembunyi dapat diartikan bahwa lawan tersebut terkena tembakan. Permainan berakhir jika salah satu kelompok sudah habis tertembak. Lain daerah mungkin lain nama. Kalo di daerah dulu tempat ane tinggal dinamakan “ngor-ngoran” (jawa). Yang unik dari permainan ini adalah menggunakan tempat terbuka seperti kebun, dipinggir sungai sampai hutan sekitar desa bahkan kuburan (hiih serem). Permainan ini biasanya dimainkan malam hari. Persis seperti bermain perang-perangan. Karena kita dituntut untuk bisa mengatur strategi dan taktik untuk melumpuhkan lawan main kita. Kita dulu bahkan tidak takut binatang buas, apalagi setan hehehe… dan saking asyiknya kadang sampai larut malam baru selesai.

galah asin
Galah Asin, Galah Asin atau di daerah lain disebut Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Jadi mungkin ditiap daerah sobat juga ada jenis permainan ini. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 – 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.
Kalo dikampung ane dulu karena belum ada lapangan bisa menggunkan jalan atau tanah terbuka dengan garis menggunakan abu dapur atau air. Permainan ini lebih asyik dimainkan malam hari dibawah sinar rembulan bulan purnama.

Nah sobat, sebenarnya masih banyak jenis-jenis permainan tradisional namaun hanya tiga itu yang sering dimainkan waktu masa kecil dulu. Sobat pasti punya juga dong permainan masa kecil yang mungkin beda nama dan lebih seru? Boleh dong dishare dan bercerita pengalaman dulu…

Semoga bermanfaat, happy blogging..


Share this

Catatan Kang Muroi, adalah blog yang menyajikan berbagai macam info menarik, Kolom Tutorial, Blogger Template, Motivasi, Otomotif, Rubrik Islam, Tips dan Trik dan berbagai macam hal menarik lainnya

Related Posts

Previous
Next Post »